Honda Bantah Pedrosa Pindah ke Yamaha Musim Depan  
Reporter: Tempo.co
Editor: Febriyan
Kamis, 12 Mei 2016 15:54 WIB
Pembalap MotoGP, Dani Pedrosa, mengangkat trofinya usai menjuarai balap motor Malaysian Motorcycle Grand Prix di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang, Malaysia, 25 Oktober 2015. Pedrosa finis dengan catatan waktu 40'37.691. AP/Lai Seng Sin
Iklan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Manajer tim Repsol Honda, Livio Suppo, membantah kabar bahwa pembalapnya, Dani Pedrosa, akan pindah ke tim Movistar Yamaha musim depan. Menurut dia isu kepindahan Pedrosa diembuskan Yamaha untuk menekan pembalap Suzuki, Maverick Vinales.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Saya sudah bicara kepada Dani dan juga pengacaranya. Mereka mengatakan kabar itu tak benar sama sekali. Saya mempercayai mereka dan tak akan ada perubahan musim depan," ujarnya seperti dilansir laman Crash.

Sebelumnya media-media Spanyol mengabarkan bahwa Pedrosa akan menggantikan posisi Jorge Lorenzo di Yamaha musim depan. Lorenzo secara resmi menyatakan akan bergabung dengan pabrikan asal Italia, Ducati, musim depan.

Nama Pedrosa muncul setelah pembicaraan antara Yamaha dan Vinales berlangsung alot. Vinales disebut meminta nilai kontrak yang cukup tinggi. Vinales sendiri berjanji akan segera memutuskan apakah akan bertahan di Suzuki atau bergabung dengan Yamaha musim depan.

Suppo menilai kabar perpindahan Pedrosa itu diembuskan untuk menekan Vinales agar segera menyepakati tawaran Yamaha. Dia juga mengatakan Honda dan Pedrosa saat ini tengah membicarakan soal perpanjangan kontrak baru.

Namun dia mengatakan mereka tak akan tergesa-gesa memutuskan kontrak itu. "Saya tak mengerti kenapa semua orang selalu tergesa-gesa membicarakan soal kontrak. Padahal sepertiga musim saja belum berlalu. Namun ini adalah negosiasi kontrak yang biasa saja," ujarnya.

Meskipun demikian, Suppo menyatakan, tak menutup kemungkinan Pedrosa pindah ke Yamaha. Jika hal itu terjadi, dia yakin hal itu bukan karena masalah uang. "Saya kira jika Dani meninggalkan Honda, itu karena dia membutuhkan tantangan baru dan bukan karena uang. Atas alasan itu saya akan mengerti sepenuhnya," ujarnya.

"Namun saat ini dia terus menyatakan kepada kami bahwa prioritasnya adalah bertahan dengan kami. Saya tak melihat alasan kenapa saya tak mempercayai ucapan dia," lanjutnya.

CRASH | FEBRIYAN

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi