BMW Seri 7: Paling Murah, tapi Tidak Murahan
Reporter: Tempo.co
Editor: Praga Utama TNR
Senin, 30 Mei 2016 04:53 WIB
Mesin New BMW 740Li, Jakarta, 20 Mei 2016. BMW 740Li mengusung mesin bensin 3.0 liter enam silinder BMW TwinPower Turbo. New BMW 740Li memiliki tepat duduk yang nyaman dengan fitur entertainment dilengkapi dengan layar datar 9,2 inci menjadikan perjalanan tetap menyenangkan serta terdapat fungsi pemijat pada bagian sandarannya. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Produsen otomotif asal Jerman tak cuma dikenal sebagai pembuat mobil berteknologi canggih. Eksklusivitas produk dan harganya yang mahal juga kerap menjadikan gengsi mobil asal Jerman diasosiasikan dengan kemewahan.

Di Indonesia, BMW seri 7 dipasarkan dalam dua varian, yakni 740Li Excutive, yang dijual Rp 2,08 miliar (off the road), serta 740Li Pure Excellence sebagai model tertinggi dengan harga Rp 2,49 miliar (off the road). Hingga kini, dua model itu masih diimpor utuh (completely built up) langsung dari Jerman.

BACA JUGA Foto Dramatis: Jatuh ke Kolam, Bocah Diseret Gorila, Lalu... Hubungan Ayu Ting Ting & Tarra Budiman: Ternyata Begini...

Dibanding merek lain, pesaing mobil sekelas BMW seri 7 adalah Mercedes-Benz S-Class. Mercy punya pabrik perakitan untuk model tersebut. Namun, meski sudah completely knocked down, harga Mercy S-Class tetap lebih mahal. Varian S-Class 400 L Exclusive dipasarkan Rp 2,9 miliar. Sedangkan varian S 500 L Rp 3,4 miliar.

Rival lain BMW seri 7 masih datang dari Jerman, yakni Audi. Model Audi yang setara dengan seri 7 dan S-Class adalah A8. Mobil yang dipasarkan 2 tahun lalu itu di Indonesia dijual Rp 2,45-2,75 miliar. Meski belum ada varian baru, seperti dikutip dari Autocar.co.uk, pada 2017 Audi akan merilis model teranyar A8 lengkap dengan fitur mengemudi otonom (driverless).

PRAGA UTAMA

BACA JUGA Foto Akrab Ahok-Dian Sastro, Isteri Cemburu & Buka Luka Lama 3 Pramugari Cantik Dilecehkan: Diraba hingga Nyaris Diperkosa

#Mobil Mewah

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi