BMW Seri 7: Seabrek Fasilitas dalam Bodi Bongsor  
Reporter: Tempo.co
Editor: Praga Utama TNR
Senin, 30 Mei 2016 10:00 WIB
New BMW 740Li saat Tempo menjajal New BMW 7 Series di kawasan Ancol Jakarta, 20 Mei 2016. BMW 740Li mengusung mesin bensin 3.0 liter enam silinder BMW TwinPower Turbo. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Dari luar, semua sisi jendela BMW 740Li Pure Excellence tampak gelap, menawarkan privasi lebih buat penumpang. Sebaliknya, dari dalam, pemandangan di luar terlihat jernih. Kebisingan jalanan sama sekali tak terdengar. Di atap mobil, terdapat jendela panoramik yang bisa dihalangi tirai jika matahari sedang terik. Saat malam, jendela akan memendarkan cahaya dari puluhan lampu LED, yang tampak seperti bintang.

Untuk menambah kesenangan di dalam mobil, ada enam mode pencahayaan kabin yang warna lampunya bisa diatur sesuai dengan keinginan. Bahkan, ada pengharum ruangan dengan dua pilihan aroma khusus buatan BMW, yang terintegrasi dengan sistem penyejuk kabin. Penumpang bisa mengatur intensitas aromanya. Sistem audio dari Bower & Wilkins Diamond dengan pengeras suara di 16 titik menyajikan pengalaman hiburan setara dengan ruang teater.

Tak perlu khawatir kepanasan atau kedinginan. Sebab, sistem penyejuk udara BMW Seri 7 ini bisa diatur sesuai dengan posisi duduk. Penumpang di depan atau di sebelah Anda bisa mengatur suhu ruangan sesuai dengan keinginan masing-masing. Dua monitor yang tersambung dengan tablet dan head unit mobil terpasang di hadapan dua penumpang di jok belakang. Sayangnya, tak ada baki untuk menaruh makanan, komputer jinjing, atau barang bawaan penumpang, seperti yang terdapat pada mobil premium lainnya.

Seabrek fitur dan fasilitas ini dibalut oleh bodi yang panjang dan lebar. Dengan lebar hampir 2 meter dan panjang bodi 5,2 meter, limusin ini terkesan berat dan sulit dikendarai. Namun sejumlah fitur standar yang terdapat di dalamnnya membuat pengemudi bisa bekerja dengan mudah. Misalnya sensor blind spot monitor dan kamera luar yang bisa memantau kondisi di sekitar mobil secara 360 derajat. Sistem ini tak hanya bekerja saat mobil hendak parkir. Ketika jalanan macet atau mobil hendak berbelok ke lajur di sampingnya, monitor otomatis hidup pada layar di dashboard.

Pengemudi BMW, yang menemani Tempo selama pengujian kemarin, Sudiman, menyatakan, dari sisi pengemudi, seri 7 terbaru ini memberikan sensasi berkendara yang berbeda. “Pertama, dari sisi kemudi yang lebih enteng dan responsif, bahkan di antara model BMW lainnya.” Kedua, dia menambahkan, suspensi mobil lebih baik soal meredam getaran. Ini tercipta berkat penggunaan suspensi udara dan kontrol damper dinamis yang bisa diatur tingkat kelembutan dan ketinggiannya oleh pengemudi sesuai dengan mode berkendara.

PRAGA UTAMA

#Mobil Mewah

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi