Pebalap Pertamina Gagal Bersinar di GP2 Sirkuit Inggris
Reporter: Tempo.co
Editor: Yocta Nurrahman
Senin, 11 Juli 2016 23:00 WIB
Sean Gelael. facebook.com

TEMPO.CO, Jakarta - Tim Pertamina Campos Racing gagal bersinar pada balap GP2 di Sirkuit Silverstone, Inggris, Minggu. Pasalnya adalah kedua pebalapnya, yaitu Sean Gelael dan Mitch Evans, belum bisa menunjukkan kemampuan terbaik seperti balapan sebelumnya.

Keterangan yang diterima di Malang, Jawa Timur, Gelael yang start di posisi ke-21 hanya berhasil finish di urutan ke-18. Sementara Evans yang sempat bertahan di posisi enam besar lima putaran jelang finis, harus puas menyelesaikan balapan di posisi ke-13.

Anak pasangan Ricardo Gelael dan Rini S Bono Gelael ini sebenarnya sempat menyodok ke posisi ke-16 dan punya peluang merangsek ke posisi 10 besar. Namun, degradasi ban yang cukup tinggi di pertengahan lomba membuat posisinya terlempar ke urutan 19.

"Sungguh tidak mudah memulai balapan dari barisan belakang di Sirkuit Silverstone. Memang sangat disayangkan karena sebenarnya saya sangat menyukai karakter sirkuit ini," kata Gelael, sang pembalap.

Begitu juga dengan Evans. Pebalap asal Selandia Baru ini gagal mempertahankan posisinya karena lintasan menjadi licin akibat turun hujan gerimis. Mobilnya menjadi sulit dikendalikan dan Evans turun ke posisi 13.

Hasil yang diraih andalan tim yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia di sprint race sedikit di luar perkiraan. Apalagi sehari sebelumnya Evans mampu finis di peringkat empat pada feature race dan membuat waktu tercepat.

Dua pebalap lain tim Jagonya Ayam KFC Indonesia, Antonio Giovanazzi berhasil meraih poin dengan finish di posisi ke-4, dan Philo Paz Patrich Armand hanya finish di posisi ke-20.

Gelar juara di Sirkuit Silverstone direbut Jordan King dari tim Racing Engineering dengan catatan waktu 37:35,325. Sementara posisi kedua ditempati Luca Giotto dari Trident Racing. Oliver Rowland dari MP Motorsport merebut posisi ke-3.

ANTARA

#Balap Mobil
#Balap Mobil

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi