General Motors Tunda Investasi US$1 Miliar di India, Kenapa?
Reporter: Tempo.co
Editor: Rully Widayati
Senin, 25 Juli 2016 20:52 WIB
Logo General Motors. REUTERS/Mike Blake

TEMPO.CO, Jakarta -General Motors mengevaluasi kembali rencana investasi US$1 miliar di India sekaligus menahan rencana untuk membawa platform mobil baru ke negara tersebut. Hal itu dilakukan pabrikan asal Amerika Serikat karena penjualan GM di India telah jatuh hampir 40 persen hingga Maret 2016 lalu.

Pangsa pasar kendaraan penumpang GM di India pun saat ini di bawah 1 persen. Sebelumnya, pada 2015 produsen mobil asal AS tersebut telah berkomitmen untuk menginvestasikan US$1 miliar di India untuk meningkatkan pangsa pasar domestik.

Di sisi lain GM pun sempat berencana menjadikan India sebagai basis ekspor global dengan memproduksi produk strategis. "Rencana pengembangan produk bisa berubah, jumlah yang diperlukan untuk berinvestasi juga akan berubah," kata Wakil Presiden Pemasaran GM India Jack Uppal, seperti dikutip dari Reuters, Senin (25 Juli 2016).

Pada rencana awal, investasi sebesar US$1 miliar akan dialokasikan antara lain untuk peluncuran produk MPV yaitu Spin, juga pengembangan mobil murah untuk pasar negara berkembang. Platform baru akan membantu harga GM lebih kompetitif di pasar seperti India di mana pembeli lebih memilih mobil murah.

Untuk pasar mobil murah India, Maruti Suzuki India dan Hyundai Motor saat ini masih mendominasi. GM bukan satu-satunya produsen mobil asing yang berjuang untuk memperluas pasar mobil penumpang di India yang diperkirakan menjadi pasar ketiga terbesar di dunia pada 2020.

Volkswagen dan Nissan (7201.T) pun telah berjuang untuk memperbesar pasar secara signifikan di India.

BISNIS.COM

#Internasional-India
#General Motors

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi