7 Fakta Balapan MotoGP Republik Cek di Sirkuit Brno  
Reporter: Tempo.co
Editor: Febriyan
Jumat, 19 Agustus 2016 04:20 WIB
Pembalap MotoGP Yamaha Valentino Rossi menyemprotkan botol sampanye ke seorang model cantik di atas podium usai laga MotoGP Ceko di sirkuit Brno, Rep. Ceko, 16 Agustus 2015. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta – Para pembalap MotoGP akan kembali bertarung di Sirkuit Brno, Ahad mendatang. Sirkuit ini bersejarah karena sudah digunakan lebih dari 50 tahun.

Selain itu, banyak fakta menarik soal balapan di sirkuit tersebut. Berikut ini rangkuman faktanya.

1. Brno merupakan sirkuit kedua yang paling banyak menyelenggarakan seri Grand Prix dengan 29 kali pergelaran. Sirkuit ini pertama kali digunakan untuk seri Grand Prix pada 1965.

2. Sirkuit ini sempat tiga kali direnovasi. Panjang awal sirkuit, yang semula 13,94 kilometer, dipangkas menjadi 5,403 kilometer. Pemangkasan jalur dilakukan untuk alasan keamanan.

3. Brno sempat dua kali dihapus dari kalender Grand Prix, yakni pada 1982-1986 dan 1992. Sejak 1993, Brno tak pernah absen menjadi tuan rumah balap kuda besi paling bergengsi di dunia.

4. Sejak era motor 4 tak pada 2002, Honda dan Yamaha merajai sirkuit ini, masing-masing enam kali menjadi juara. Ducati hanya mampu menyabet dua kali juara di sini.

5. Valentino Rossi dan Max Biaggi menjadi pembalap yang paling banyak memenangkan balapan di sirkuit Brno, dengan masing-masing tujuh kali juara, baik di kelas 125 cc, 250 cc, maupun 500 cc MotoGP. Keduanya juga menjadi pembalap yang paling banyak memulai balapan dari posisi terdepan dengan catatan tiga kali.

6. Jorge Lorenzo memegang catatan waktu paling cepat di Brno. Dia mencetak waktu 1 menit 54,989 detik pada sesi kualifikasi, tahun lalu. Lorenzo pun menjadi pemenang pada balapan itu.

7. Ducati memegang rekor motor terkencang di Brno. Motor Desmosedici mampu mencapai kecepatan 316,4 kilometer per jam saat ditunggangi Andrea Iannone, tahun lalu.

MOTOGP|FEBRIYAN

#MotoGP
#Cek/Cheska

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi