Protes Aturan Sayap Motor, Dani Pedrosa Juara San Marino
Reporter: Tempo.co
Editor: Pruwanto
Minggu, 11 September 2016 21:27 WIB
Dani Pedrosa. AP/Greg Baker

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa menjadi satu-satunya pembalab yang tak menggunakan sayap motor atau winglet pada balap seri ke-13 di Sirkut Misano Marco Simoncelli. Tim Repsol Honda melepas winglet itu sebagai bentuk protes Dani atas pemberlakuan aturan sayap motor.

Sejak awal pemberlakuan penggunaan sayap, Dani memang memprotesnya. Dia beranggapan aturan winglet membahayakan pembalap. Buktinya, ia terlibat insiden kecelakaan dengan Andrea Dovizioso pada seri balap Amerika Serikat.

Protes Dani lebih lengkap lantaran ia menjuarai seri ke-13 San Marino. Dani membuktikan winglet tidak terlalu bekerja untuk memaksimalkan kecepatan motor. Justru, dia mengatakan pemberlakuan sayap motor sangat membahayakan pengendara.

Di luar itu, Dani menganggap kemenanganya tak lepas dari pemilihan ban yang tepat. Dia membalap menggunakan ban jenis soft-front. Rivalnya, pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi menggunakan ban medium-front. Rossi sempat bimbang untuk memilih ban, sebelum akhirnya memutuskan memilih medium.

Dani memulai balapan di posisi kedelapan dan berhasil finis di urutan pertama, disusul Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi urutan kedua dan Jorge Lorenzo di utaran ketiga. Rekannya, Marc Marquez hanya berada di urutan keempat.

Baca:Di Sirkuit San Marino, Dani Pedrosa Naik Podium Juara

AVIT HIDAYAT

#MotoGP

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi