Pembalap F1 Jenson Button Siap Banting Stir ke Rallycro
Reporter: Tempo.co
Editor: Yocta Nurrahman
Kamis, 15 September 2016 13:24 WIB
Pembalap Formula One dari McLare Jenson Button, saat sesi foto di Australia Formula One Grand Prix, Melbourne's Albert Park, 12 Maret 2015. REUTERS/Mark Dadswell

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap McLaren Jenson Button kemungkinan akan membalap di Rallycross atau seri Super GT Jepang selepas dia mengambil keputusan cuti dari balap Formula 1 tahun depan.

Juara dunia 2009 yang menghabiskan hampir dua dekade di grand prix, menyerahkan kursinya di McLaren musim depan untuk pebalap asal Belgia Stoffel Vandrone.

Bagaimanapun McLaren telah memperpanjang kontrak pebalap Inggris 36 tahun tersebut hingga 2018 sebagai cadangan dan dapat memanggil dia sewaktu-waktu.

Button merupakan pebalap yang berpengalaman di grid, sementara pernyataannya untuk mengambil cuti panjang mengindikasikan berakhirnya karir dia di balap jet darat, dia mengatakan dirinya masih dapat bersaing di tempat lain.

"Saya ingin menghabiskan waktu lebih banyak bersama sahabat, keluarga dan melakukan hal lainnya... Saya suka trialhlon dan mungkin saya akan balap di tempat lain seperti Rallycross atau Super GT di Jepang," kata Button dalam even promosi di Singapura, Rabu.

Super GT adalah seri balapan touring car yang merupakan bagian dari balap internasional. Pabrikan Honda yang membangun mobil sport NSX dengan menggandeng McLaren sebagai mitra dalam mesinnya, juga turun di ajang tersebut. Sementara, almarhum ayah Button juga merupakan pebalap dalam ajang Rallycross.

"Masih banyak opsi di sana dan karena itulah ini menjadi menarik, pasalnya saya dapat menjalani kehidupan saya sesuai yang saya ingin di tahun depan. Saya mendapat kontrak hingga 2018 jika tim membutuhkan saya untuk bertanding dan jika saya menginginkannya," kata Button.

"Saya telah berlaga di Formula satu selama 17 tahun yang merupakan masa dewasa saya, jadi saya ingin menjalani satu tahun dalam hidup saya yang tidak tergantung jadwal turnamen tersebut," tutur Button lebih lanjut.

Button yang mendapatkan kemenangan terakhirnya di Brazil dari 15 kali kemenangan grand prix-nya, empat tahun lalu, meyakini Formula Satu akan mendapatkan keuntungan seit=ring perubahan aturan teknis dan balapan pada tahun 2017 mendatang jika bisa mengekang dominasi Mercedes.

"Saya senang regulasi berubah ke depannya, dan mengharapkan itu akan membawa setiap orang lebih dekat. F1 membutuhkan hal tersebut, di sana banyak persaingan yang baik di belakang Mercedes pada sisa musim. Di sana juga banyak balapan yang baik, namun bagi dua pebalap itu (Lewis Hamilton dan Nico Rosberg) terlalu mudah," tutur dia.

Setelah 14 dari 21 balapan yang terjadwal, Button menempati posisi ke-15 dengan 17 poin dengan capaian terbaik finis di posisi keenam di Grand Prix Australia pada Juli lali.

Grand Prix Singapura sendiri akan digelar pada hari Minggu mendatang, demikian Reuters melaporkan.

ANTARA

#F1
#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi