Pasar Ritel Naik, Penjualan Kendaraan Penumpang di Cina Melonjak
Reporter: Tempo.co
Editor: Saroh mutaya
Kamis, 9 Maret 2017 18:00 WIB
Mobil yang dibanderol harga Rp1,299 miliar off the road, Mercedes-Benz V-Class memiliki jok pada kabin bagian belakang yang saling berhadapan, 2 penumpang dengan jok captain seat menghadap ke belakang dan 3 ke depan menjadikannya kendaraan 7-seater yang fleksibel. carscoops.com

TEMPO.CO, Beijing- Penjualan kendaraan penumpang di Cina pada bulan lalu melonjak sebesar 8,9 persen. Dari data yang dirilis Asosiasi Mobil Penumpang Cina, lonjakan penjualan itu disebabkan meningkatnya pasar ritel.

Dikutip dari Reuters hari ini, Kamis, 9 Maret 2017, penjualan ritel mencapai 1,5 juta unit pada Februari lalu, naik dibanding capaian pada Februari tahun lalu. Namun, secara kumulatif, total penjualan kendaraan penumpang selama dua bulan pertama tahun ini mengalami penurunan sebesar 2,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Simak:Ini Harga Mercedes-Maybach S 600 Pullman Guard Raja Salman  Big Bike New Honda CB500X Diluncurkan, Ini Harganya  Cerita Wayan Teja Kesengsem Yamaha Xmax di Eropa

Di sisi lain, Cina masih menjadi negara terbesar penjualan kendaraan. Tidak heran sejumlah perusahaan otomotif global menjadikan negara tersebut sebagai basis produksi di Asia.

Sebut saja produsen asal Jerman Volkswagen (VW), perusahaan asal Amerika Serikat General Motors Co, serta perusahaan otomotif lainnya. Namun, investasi itu dilakukan dengan cara kemitraan. Sebab pemerintah China menerapkan sistem kemitraan dengan produsen lokal bagi investor asing.

BISNIS.COM

#Penjualan Mobil
#Cina

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi