MotoGP: Kesulitan Bersama Ducati, Lorenzo Yakin Bisa Bersaing  
Reporter: Tempo.co
Editor: Yocta Nurrahman
Selasa, 14 Maret 2017 11:29 WIB
Pembalap Ducati MotoGP Jorge Lorenzo menghadiri acara Media Briefing Shell dan Ducati di Jakarta, 2 Februari 2017. Lorenzo dihadirkan sebagai pembalap tim Ducati Corse yang baru untuk MotoGP 2017. ANTARA/Widodo S. Jusuf

TEMPO.CO, Jakarta - Meski melewati sesi pramusim yang sulit bersama Ducati, Jorge Lorenzo siap bertarung memperebutkan posisi pole dalam lomba pertama MotoGP di Qatar, yang digelar akhir bulan ini.

Lorenzo, yang pernah memperkuat tim Yamaha, mencetak waktu tercepat keempat tes terakhir di sirkuit Losail, Minggu, 12 Maret 2017. Ia berada tepat di belakang rekan satu timnya, Andrea Dovizioso.

Lorenzo pun masih meragukan kecepatan Ducati. Namun pembalap asal Spanyol itu percaya kendala tersebut akan menjadi faktor pelecut semangat dalam kualifikasi MotoGP seri pertama.

"Ini lebih sulit daripada yang kami pikirkan, terutama pada trek yang lain," kata Lorenzo, seperti dilansir dari Autosports, Senin, 13 Maret.

"Di sini, sepeda motor bekerja dengan sangat baik. Menggunakan ban lunak, kami dapat mengambil keuntungan dari kualitas motor dan menyembunyikan kelemahan," kata dia.

"Lebih dari satu putaran, motor bekerja sangat baik di sini," ujarnya.

"Ada banyak pembalap yang bisa sangat cepat dengan Ducati dan kami bertujuan merebut posisi pole dengan (Maverick) Vinales," ucap Lorenzo.

Di sisi lain, Lorenzo mengakui timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk menemukan kecepatan maksimal saat balapan.

"Dalam hal kecepatan balap, kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan," ucap Lorenzo. "Kami memiliki banyak informasi dan kami tahu di bagian mana yang perlu ditingkatkan."

"Ini akan menjadi proses yang panjang, tapi di trek ini, saya pikir kami dapat memiliki hasil yang bagus," kata dia.

Seri pertama MotoGP 2017 akan digelar di Sirkuit Losail, Qatar, pada 26 Maret 2017.

ANTARA

#MotoGP
#MotoGP
#Jorge Lorenzo

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi