Mercedes S600 Jokowi Mogok di Kalbar, Begini Komentar Kalla
Reporter: Tempo.co
Editor: Pruwanto
Senin, 20 Maret 2017 21:12 WIB
Mobil dinas Presiden RI-1 (mobil kepresidenan). TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Presiden Jusuf Kalla berkomentar mengenai mobil kepresidenan yang mogok ketika dipakai Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana di Kalimantan Barat, akhir pekan lalu. Mobil Mercedes S600 itu tersendat, sehingga Jokowi harus ganti mobil di tengah perjalanan.

Baca juga: Mercedes S600 Presiden Jokowi Mogok Saat Kunjungan ke Kalbar

Kalla mengatakan mobil kepresidenan semestinya lebih baik lagi dibanding saat ini.  Mobil itu merupakan kendaraan yang telah dipakai sejak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono "Memang ini (usianya) sudah 10 tahun, lebih," kata Kalla Senin, 20 Maret 2017, di Kantor Wapres, Jakarta.

Menurut Kalla, mobil kepresidenan memiliki bobot yang berat. Mesinnya pun harus kuat. Sementara untuk menjamin keamanan Presiden, mobil dilengkapi anti peluru.

Nah, agar performa terjaga, kata Kalla, mobil kepresidenan harus mendapat perawatan rutin. "Tentu pertama harus service-nya,” kata Kalla. Service yang baik tetap diperlukan meski kilometer mobil kepresidenan tidak banyak.

Akhir pekan lalu, mobil Presiden Joko Widodo mogok dalam perjalanan di Kalimantan Barat. Kepala Biro Pers Istana Kepresidenan Bey Machmudin mengatakan mobil Mercedes Benz S600 yang dipakai Jokowi melaju tidak nomal.

Kata Bey, saat itu ada Jokowi dan Iriana di dalam mobil.  Keduanya hendak menuju Kubu Raya dari Mempawah. "Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit, mobil tiba-tiba bermasalah pada setting gas," ujar Bey.

Bey menjelaskan mobil RI-1 milik Presiden Joko Widodo yang digunakan ke Kalimantan adalah Mercedes Benz S600 Pullman Guard. Presiden Joko Widodo dan Iriana terpaksa harus pindah mobil. Dalam waktu lima menit, Presiden dan Iriana sudah pindah ke mobil Toyota Alphard yang digunakan rombongan Istana Kepresidenan. AMIRULLAH SUHADA | ISTMAN MP

#Mobil Mewah
#Istana Kepresidenan
#Jusuf Kalla

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi