2030, Tak Ada Lagi Mobil Berbahan Bakar Bensin di India
Reporter: Tempo.co
Editor: Saroh mutaya
Rabu, 3 Mei 2017 12:58 WIB
Grant Sinclair, berjalan-jalan dengan kendaraan roda tiga listrik Iris E-Trike di Chepstow, Wales, 28 Maret 2017. Iris E-Trike dilengkapi delapan percepatan sepeda balap dan juga 250 watt motor listrik. REUTERS/Rebecca Naden

TEMPO.CO, Jakarta - India menargetkan seluruh kendaraan akan berbahan bakar listrik pada 2030 mendatang. Menteri Pertambangan dan Batubara India, Piyush Goyal mennyatakan semua mobil yang dijual di negara tersebut pada 2030, berjenis kendaraan listrik.

Dalam sebuah pidato di Konfederasi Industri Tahunan India 2017 di New Delhi, Goyal mengungkapkan tentang rencana ambisius itu. Dia mengharapkan pengembangan mobil listrik karena didorong adanya permintaan dari konsumen, bukan karena adanya subsidi pemerintah.

"Kami akan memperkenalkan kendaraan listrik dengan cara yang sangat besar. Kami akan membuat kendaraan listrik mandiri. Idenya pada 2030, tak ada satu pun mobil bensin atau diesel yang dijual di negara ini," kata Goyal.

Baca: Uber Siapkan Mobil Terbang pada 2020

Goyal Menteri mengakui, pemerintah perlu memberikan bantuan dua hingga tiga tahun untuk industri mobil listrik. Namun ia percaya mobil listrik dapat tumbuh kuat di tahun-tahun berikutnya. "Kami ingin melihat industri kendaraan listrik berjalan mandiri," kata dia.

Menurut investigasi Greenpeace, sekitar 2,3 juta orang meninggal lebih awal di India akibat polusi udara. Organisasi itu juga mengklaim, polusi udara menyebabkan kematian hampir sebanyak akibat penggunaan tembakau, demikian Carscoops.

ANTARA
#Kendaraan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi