Suplai Suzuki Ignis Merosot, SIS: Semester Dua Akan Membaik
Reporter: Tempo.co
Editor: Eko Ari Wibowo
Selasa, 5 September 2017 19:22 WIB
Suzuki Ignis GL AGS, di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD City, Tangerang, Selasa, 15 Agustus 2017.TEMPO/GRANDY AJI

TEMPO.CO, Jakarta - PT Suzuki Indomobil Sale (SIS) mulai mengurangi pasokan Suzuki Ignis. Berdasarkan data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), Mei 2017 pasokan Ignis turun 31,54 persen dibandingkan April, menjadi 1.695 unit.

Bulan selanjutnya turun 49,03 persen dibandingkan bulan pertama saat mobil ini diluncurkan, atau menjadi 1.262 unit.

Pada April 2017, saat pertama kali Ignis diperkenalkan secara resmi ke publik, mobil ini membukukan pengiriman ke diler sebanyak 2.476 unit. Angka ini terbilang fantastis, mengingat segmen city car kian terpojok.

Baca: Wow, Suzuki Ignis Bergaya Mobil Rally Ini Mejeng di GIIAS 2017

“Kalau wholesales sebenarnya cuma masalah di rentang bulan Ramadhan saja. Kami optimis semester dua ini makin baik,” kata Harold Donnel, ‎Head of Brand Development and Marketing Research SIS kepada Bisnis, Selasa 5 September 2017.

Adapun secara keseluruhan kehadiran Suzuki Ignis menambah pasar city car. Kehadirannya tidak mengusik penjualan merek lain yang bermain di kelas serupa.

Selama tujuh bulan, hingga Juli 2017 pasar mobil kompak naik 44,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau dari 12.765 unit menjadi 18.402 unit.

Baca: GIIAS 2017, Suzuki Ignis Bisa Dicicil Rp 50 Ribu per Hari

Setelah Ignis, Honda Brio berada di urutan kedua dengan perolehan pangsa pasar 34,31 persen. Penjualan mobil ini naik 46,09 persen dibandingkan tahun lalu.

Begitu juga dengan Nissan March yang mengisi posisi ketiga dalam hal volume penjualan pabrik ke diler. Penjualan mobil kompak Nissan ini naik 15,88 persen. Pesaing Suzuki Ignis yang mengalami pembaruan awal tahun ini menguasai 8,84 persen pasar city car.

BISNIS

#Mobil
#Suzuki

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi