Penjelasan Pemprov Sumsel Soal MXGP Batal Digelar di Palembang
Reporter: Tempo.co
Editor: Eko Ari Wibowo
Sabtu, 9 September 2017 19:22 WIB
Sejumlah pebalap wanita memacu motornya dalam race pertama kelas Women Motocross (WMX) dalam kejuaraan dunia seri kedua Motocross Grand Prix (MXGP) di sirkuit GOR Sahabudin Pangkalpinang, Bangka Belitung, 4 Maret 2017. ANTARA/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Gelaran Motocross Grand Prix (MXGP) pada Juni 2018 batal digelar di Palembang karena arena berada satu kawasan dengan tempat pertandingan Asian Games XVIII.

Staf Khusus Gubernur Sumatera Selatan I Gede Bagus Suryanegara mengatakan Dewan Olimpiade Asia (OCA) mengharuskan pemerintah mensterilkan kawasan Jakabaring Sport City terhitung enam bulan sebelum pelaksanaan.

"Karena kepentingan yang lebih besar, Sumsel terpaksa merelakan ajang MXGP ditunda hingga 2019. Padahal awalnya ajang ini diharapkan menjadi promosi Asian Games dan sekaligus memperkenalkan Jakabaring Sport City," kata Surya di Palembang, Jumat 8 September 2017.

Baca: Kroser Lokal Diharapkan Unjuk Gigi di Ajang MXGP

Ia mengatakan pemprov telah berjuang maksimal agar ajang otomotif kelas dunia tetap terlaksana namun keputusan OCA ini tidak bisa ditawar-tawar terkait sterilisasi kawasan.

"Pada 5 September 2017 sudah diputuskan bahwa MXGP Palembang ditunda hingga 2019," kata dia.

Ia menjelaskan jika ingin menjadi tuan rumah MXGP maka Sumsel harus membangun sirkuit motorcross dengan panjang 1,8 kilometer. Areal yang diproyeksikan ternyata berkontur rawa yang membutuhkan waktu 3-4 bulan untuk pematangan lahan seluas 10 hektare.

"Dalam masa itu, sudah barang tentu akan banyak truk pengangkut pasir dan tanah yang akan melintas, ini yang tidak diperbolehkan OCA karena sejak Oktober 2017 sudah ada tes even cabang olahraga," kata dia.

Panitia Penyelenggara Asian Games Indonesia Inasgoc berencana menggelar Kejuaraan Voli Pantai pada 17-23 Oktober.

Sementara itu, staf pribadi Gubernur Sumatera Selatan yang sekaligus inisiator Sumsel sebagai tuan rumah MXGP Riduan Tumenggung mengaransi MXGP ini akan tetap digelar di Palembang pada 2019 karena perusahaan otoritas MXGP Indonesia, PT Arena Sirkuit Indonesia telah membuat keputusan.

"Karena Sumsel tidak bisa maka MXGP tahun ini akan dialihkan ke daerah lain, sudah ada enam provinsi di Jawa yang berminat. Sementara untuk tahu 2019 tidak akan ditawarkan lagi karena sudah menjadi milik Sumsel," kata Riduan.

ANTARA

#Balap Motor
#Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
#Kota Palembang

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi