Kasus Cedera Rossi, Dovizioso: Tak Membuatku Berhenti Latihan  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 14 September 2017 15:57 WIB
Pembalap Ducati Andrea Dovizioso, berhasil mendahului lawan-lawannya pada GP Inggris di Silverstone, 27 Agustus 2017. AP

TEMPO.CO, Jakarta - Cedera pembalap MotoGP, Valentino Rossi, saat berlatih menggunakan sepeda motor enduro menuai banyak perdebatan. Rossi mengalami patah tulang kaki seusai latihan motocross dengan rekan dan anak didiknya pada 31 Agustus 2017. Akibat cedera tersebut, Rossi diprediksi harus melepas impiannya meraih gelar juara dunia tahun ini.  

Pembalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, mengungkapkan risiko cedera adalah hal biasa saat latihan. Tanpa latihan, pembalap MotoGP tak bisa mengembangkan skill-nya. Menggunakan sepeda motor enduro, kata dia, adalah latihan terbaik karena pembalap tak bisa menggunakan sepeda motor MotoGP untuk latihan.

Baca: Gantikan Rossi di MotoGP Aragon, Sehebat Apa Van der Mark?

"Kami harus latihan menggunakan sepeda motor yang berbeda, tak bisa sering-sering mengetes MotoGP. Latihan adalah satu jalan untuk tetap fit meski berisiko. Menurut saya, sangat penting latihan menggunakan motocross. Tak hanya latihan fitness, tapi latihan dengan sepeda motor. Tentu saja, kami tak mau sesuatu yang berisiko tapi di sisi lain kami juga tak berkembang, tentu tak perlu mengeluarkan kemampuan 100 persen. Tapi saya yakin perlu dipersiapkan untuk tantangan kelas MotoGP," kata Dovizioso.  

Pemimpin klasemen MotoGP, Marc Marquez, setuju dengan pendapat Dovi. "Aku benci kalau membaca: Kenapa dia mengendarai sepeda motor saat latihan? Ini berbahaya. Saya katakan ini adalah bagian dari pekerjaan kita. Tentu kita lebih suka bersantai saja. Tapi Anda tidak bisa meningkatkan kemampuan Anda. Untuk ini Anda harus mengendarai sepeda motor dan banyak berlatih di rumah. Cedera bisa terjadi. Ini adalah bagian dari pekerjaan kita," ujar Marquez.

Baca: Soal Penggunaan Mesin, Siapa yang Paling Boros Rossi atau Marquez

Pembalap Yamaha, Maverick Vinales, menyebut tidak mungkin tetap fit jika hanya duduk di sofa, tak berlatih di atas sepeda motor dan tak mau mengambil risiko. "Anda selalu harus mengambil risiko termasuk yang membahayakan. Tentu Anda harus berhati-hati dan menjaga risikonya serendah mungkin, tapi Anda harus mengendarai sepeda motor. Kita harus sangat fit. Apalagi di kelas MotoGP levelnya sangat tinggi. Untuk bertarung dalam lomba, kita harus benar-benar fit," ujar rekan satu tim Rossi.

SPEEDWEEK | EKO

#MotoGP
#MotoGP
#Valentino Rossi

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi