Penyebab Idling Stop dan Keyless Mobil Bisa Akibatkan Kematian
Reporter: Terjemahan
Editor: Eko Ari Wibowo
Kamis, 17 Mei 2018 14:50 WIB

GOOTO.COM, Jakarta - Dalam sebuah laporan, idling stop yang dilengkapi dengan keyless pada mobil telah mengakibatkan 28 kematian. Tak hanya kematian, ada juga 45 kasus yang menyebabkan cedera sejak penelitian 2006. Penelitian mengungkap keracunan karbonmonoksida akibat pemilik lupa mematikan mesin setelah memarkir kendaraan di ruang tertutup.

Sebagian besar mobil modern diam saat idle. Pemilik mengalami kesulitan mengetahui apakah mesin mobilnya masih menyala atau tidak. Ketika mesin dibiarkan menyala untuk jangka waktu yang panjang, asap knalpot yang mengandung karbonmonoksida mengisi ruang sekitarnya, dan ini mengakibatkan kematian dan cedera. Beberapa korban juga mengalami kerusakan otak.

Baca: Rekor Ngebut Honda Civic Type R Pecah di Magny-Cours

Pertama kali diperkenalkan produsen mobil Mercedes-Benz pada 1998, sistem idling stop dan keyless membuat pemiliknya tinggal memasuki kendaraan dan menyalakan mesin. Sistem tersebut kemudian diaplikasi pabrikan lain. Saat ini, sebagian besar mobil yang dijual di Amerika Serikat sudah menggunakannya.

Society of Automotive Engineers telah mengeluarkan rekomendasi pada 2011, yang menyebutkan para produsen mobil diminta memasang peringatan suara atau visual guna mengingatkan pengemudi untuk mematikan mesin sebelum meninggalkan kendaraan. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional telah mengusulkan peraturan mewajibkan kendaraan dengan sistem yang memperingatkan pemilik ketika kunci kontak belum dimatikan.

Baca: Honda Accord Maestro 1991 Ini Ditawar Rp 500 Juta, Lihat Videonya

Banyak pabrikan mobil menentang keputusan itu meskipun biayanya kurang dari US$ 500 ribu atau sekitar Rp 7 miliar per tahun. Namun beberapa pabrikan, seperti Ford, telah menambahkan fitur ke mobilnya, yang memungkinkan mematikan mesin jika mobil telah berhenti beberapa saat dan saat kunci memiliki jarak dengan mobil.

AUTOCAR INDIA


 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi