Ini Alasan Wuling Ekspor Almaz Pakai Nama Chevrolet Captiva
Reporter: Bisnis.com
Editor: Nurdin Saleh
Kamis, 26 September 2019 12:39 WIB
Eskpor perdana Wuling Almaz ke Thailand, Brunei Darussalam, dan Fiji. Pelepasan ekspor dilakukan di Pabrik Wuling di Cikarang, Bekasi, 25 September 2019. (Wuling)

GOOTO.COM, Jakarta - Wuling akan mengkespor Almaz memaki nama Chevrolet Captiva. Sebanyak 2.600 unit kendaraan akan dikirimkan ke Thailand, Brunei Darussalam, dan Fiji hingga akhir tahun ini.

PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motor) menyatakan nama Chevrolet Captiva lahir karena kerja sama dengan General Motors selaku salah satu pemegang saham Wuling. Adapun Model Almaz dipilih karena merupakan platform global yang telah dikembangkan di beberapa negara dengan nama berbeda-beda.

Presiden Direktur PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motor) Fu Feiyun mengatakan persiapan untuk ekspor telah dilakukan sejak April 2019 dan pengiriman kendaraan baru dapat dilakukan pada September 2019.

“Hubungannya karena model ini merupakan platform global ada empat model yakni Baojun dan Wuling di China, MG Hector di India, Almaz di Indonesia dan Captiva di beberapa negara,” ujarnya di sela-sela seremoni ekspor perdana di Cikarang, Jawa Barat, Rabu, 25 Setepmber 2019.

Fu Feiyun menegaskan Captiva yang dirakit Wuling tidak akan dipasok ke Chevrolet di Tanah Air karena merupakan dua entitas bisnis terpisah. Di dalam negeri hanya akan ada Almaz yang saat ini tersedia dalam beberapa pilihan varian untuk lima penumpang dan tujuh penumpang.

Dia menjelaskan untuk melakukan ekspor Wuhttps://www.gooto.com/wulingling Indonesia terlebih dahulu mempelajari kebutuhan dan permintaan negara tujuan ekspor. Pasalnya, setiap negara memiliki keunikan tersendiri sesuai dengan regulasi masing-masing negara.

“Secara umum produk sama persis karena platformnya sama, beda sedikit untuk logonya,” ujarnya.

BISNIS

 
#Wuling
#Almaz
#Wuling Almaz
#Chevrolet Captiva

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi