1.000 Pekerja Kontrak Daihatsu Indonesia Tak Diperpanjang
Reporter: Wira Utama
Editor: Wawan Priyanto
Jumat, 19 Juni 2020 17:52 WIB
Daihatsu. (ADM)

GOOTO.COM, Jakarta - PT Astra Daihatsu Motor ikut melakukan kebijakan efisiensi kas perusahaan di masa pandemi virus corona. APM di bawah bendera Astra Group ini tidak melanjutkan kontrak sekitar 1.000 karyawan yang berstatus kontrak.

"Sejauh ini tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), tapi karyawan kontrak yang masanya habis tidak diperpanjang. Untuk karyawan tetap, tidak ada PHK dan pensiun dini," ujar Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra dalam konferensi pers virtual, Jumat, 19 Juni 2020.

Jumlah itu disebut belum terlalu banyak. Sebab, pekerja ADM yang berstatus karyawan kontrak berjumlah sekitar 13 ribu orang.

"Setiap bulan beda-beda, yang jelas konsepnya, karyawan kontrak tidak diperpanjang kalau masanya sudah habis," ujarnya.

Saat Tempo mengkonfirmasi lebih lanjut, terkait sampai kapan kebijakan ini akan berlanjut, Amel mengaku belum bisa memastikan. ADM, kata dia, masih terus memantau perkembangan terbaru dari kondisi perusahaan itu sendiri.

"Untuk kebijakan ini belum bisa diputuskan sampai kapan dilakukan. Kami terus melihat dan mereview kondisi pandemi ini," kata dia.

Adapun karyawan Astra Daihatsu Motor yang berstatus kontrak, menurut Amel lebih banyak beroperasi di sektor pabrik. "Karyawan kontrak lebih banyak bekerja di pabrik," ujarnya.

Pabrik Daihatsu sendiri diketahui sudah mengurangi jumlah produksi sejak masa pandemi. Meski pada bulan Juni ini mereka sudah kembali beraktivitas dalam jumlah terbatas.

#Daihatsu
#Corona

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi