MotoGP Portugal: Perpisahan Mengharukan Valentino Rossi dengan Yamaha
Reporter: Antara
Editor: Wawan Priyanto
Senin, 23 November 2020 10:15 WIB
Valentino Rossi. (instagram/@valeyellow46)

GOOTO.COM, JakartaValentino Rossi menjalani perpisahan dengan tim Monster Energy Yamaha setelah menyelesaikan balapan pamungkas musim ini di Sirkuit Algarve, Portugal, pada Minggu, 22 November 2020. Rider asal Italia itu mengakhiri balapan di posisi 12 dan langsung disambut disambut para anggota tim Monster Energy Yamaha MotoGP di paddock. Ini adalah untuk terakhir kali Rossi akan mengisi paddock Monster Energy Yamaha sebagai pembalap. Musim depan, ia akan menyebrang ke tim satelit Petronas Yamaha SRT, bertukar posisi dengan Fabio Quartararo. 

"Sangat emosional karena ini adalah 15 tahun kebersamaan. Periode yang sangat penting dalam karir dan kehidupan saya dengan banyak hal yang tidak terlupakan dan juga kenangan, teman, dan persahabatan," kata Rossi, 9 kali juara dunia MotoGP, seperti dilansir laman resmi MotoGP, 22 November 2020.

"Ini adalah kisah yang baik," kata pembalap yang mempersembahkan empat gelar juara dunia bagi Yamaha pada 2004, 2005, 2008 dan 2009 itu.

Sebelum musim 2020 tertunda pandemi, Rossi sempat galau apakah harus pensiun atau lanjut balapan setelah 2021 hingga pada Juli  dia memutuskan tetap membalap.

Kemudian akhir September, Rossi resmi dipinang tim Petronas Yamaha SRT untuk meramaikan MotoGP setidaknya satu tahun lagi mulai 2021 sebagai tandem Franco Morbidelli yang merupakan anak didiknya di akademi VR46.

Managing Director Yamaha Motor Racing Lin Jarvis berjanji memberikan dukungan penuh kepada The Doctor dan bahkan menyatakan pembalap berusia 41 tahun asal Italia itu masih sangat kompetitif.

"2020 adalah musim ke-15 Valentino bersama Yamaha Factory Racing MotoGP Team. Saya memiliki kenangan yang hidup di tahun-tahun itu," kata Jarvis.

"Ada naik ada turun, ini seperti naik roller coaster, tapi daftar capaiannya dengan Yamaha sangatlah mengesankan: empat titel Kejuaraan Dunia MotoGP, 255 balapan Grand Prix, 56 kemenangan, 142 podium. Apa yang dia capai selama waktunya bersama kami itu luar biasa.

"Dalam kasus Valentino kami kini menghadapi apa yang saya boleh bilang 'perubahan pengawal'. Meski dia meninggalkan tim pabrikan Yamaha, itu bukan akhir dari karirnya. Ini bukan skenario perpisahan yang sesungguhnya, ini adalah momen transisi," kata Jarvis. Rossi akan memboyong sejumlah kru yang membantunya selama ini ke garasi baru mereka tahun depan.Kepala kru David Munoz dan engineer data Matteo Flamigni serta analisis performa Idalio Manuel Davira akan ikut bergabung di Petronas namun mekanik Brent Stephens dan Alex Briggs yang telah lama mendampingi Rossi tidak akan ikut karena keterbatasan tempat.

Rossi mengakhiri musim 2020 di peringkat 15 klasemen dengan 66 poin setelah didera sejumlah masalah teknis dengan motornya serta dua kali melewatkan balapan karena terjangkit Covid-19.

"Pada akhirnya ini musim yang cukup rumit bagi semua orang dan juga bagi saya karena kami mendapati sejumlah penampilan yang baik, juga kadang-kadang tidak mampu menyelesaikan balapan karena ketidakberuntungan atau saya melakukan kesalahan," kata Rossi.

Kalender 2020 juga memaksa para pembalap beberapa kali tidak libur dalam periode tiga pekan untuk menjalani balapan beruntun.

"Ini tidak mudah, jadi kami perlu istirahat dan bersiap untuk tahun depan.

"Saya kira tahun depan tidak akan menjadi musim MotoGP yang normal sayangnya, tapi saya harap jauh lebih baik dari tahun ini dan kami membalap di trek Eropa di waktu yang tepat," ujar Rossi.

#Valentino Rossi
#MotoGP Portugal
#MotoGP
#Yamaha
#Monster Energy Yamaha MotoGP
#COVID-19
#Fabio Quartararo
#Petronas Yamaha SRT

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi