Mario Aji Ungkap Rahasia Tampil Agresif di CEV Moto3 Catalunya
Reporter: Gooto.com
Editor: Wawan Priyanto
Selasa, 15 Juni 2021 14:25 WIB
Mario Suryo Aji saat beraksi di ajang CEV Moto3 2021. (Sumber: Honda).
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, JakartaAksi Mario Suryo Aji atau Mario Aji di kejuaraan dunia balap motor junior FIM CEV Moto3 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, akhir pekan lalu mengundang decak kagum komentator dan penggemarnya di Indonesia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pembalap Astra Honda Racing Team itu yang memulai balapan dari pole position, tampil konsisten di barisan depan sepanjang lomba. Ia sering melakukan manuver tajam di untuk saling salip dengan pembalap berbakat dari Eropa. Dalam lomba yang disiarkan secara langsung melalui channel YouTube FIM CEV Repsol itu, komentator balap sering memuji aksi Mario Aji. Ia dinilai sebagai pembalap yang berani melakukan pengereman lebih panjang dibanding kompetitor. Aksi ini tak jarang membuat sepeda motor pembalap yang dijuluki Super Mario ini terlihat liar saat menikung. Kepada Tempo, Mario Aji mengaku sudah mempelajari karakter dari sirkuit Catalunya beserta risikonya sebelum balapan. “Persaingan di sirkuit memang berlangsung ketat, beberapa lap setelah tikungan terakhir posisi saya memang selalu di depan, sehingga hal ini dimanfaatkan rider lain untuk melakukan slipstream,” kata Mario ketika menjawab kenapa di trek lurus di finish line dirinya tampak tertinggal menjelang tikungan pertama, Senin, 14 Juni 2021. “Setelah itu saya berusaha untuk melakukan overtake agar tetap mendominasi jalannya balapan.”Aksi inilah yang kemudian mengundang decak kagum penggemar balap motor di Tanah Air. Mario Aji tampak tak takut untuk memaksimalkan laju motornya meski di tikungan tajam. Ia sering melibas rivalnya dari sisi luar saat di tikungan. Sayang, di Race 1 yang tinggal menyisakan dia tikungan menjelang finish, Mario yang saat itu tengah memimpin dipepet pembalap tuan rumah, Daniel Munoz. Kedua pembalap sempat keluar lintasan sebelum akhirnya finish di posisi 6 dan 7. Aksi sembrono Munoz ini membuat netizen asal Indonesia marah dan menyerang akun Instagram pribadi Dani Munoz. Menanggapi hal ini, Mario Aji meminta pendukungnya di Indonesia untuk tidak menyerang Dani Munoz. “Tak percaya saya harus mengatakan ini, tetapi tolong jangan mengirim ancaman kematian kepada Dani Munoz karena aksinya menyenggol Aji, ini balapan,” tulis Mario Aji di Instastorynya. Unggahan inipun dibalas Munoz dengan menuliskan “Thanks @mariosuryoaji1.”Aksi agresif Mario Aji kembali dia ulang di Race 2. Kali ini Mario Aji nampaknya sedikit sabar di tikungan yang membuatnya tak banyak melebar seperti di Race 1. Mario Aji pun tetap mendominasi jalannya balapan dengan sering memimpin di depan. Lagi-lagi pembalap asal Magetan, Jawa Timur, itu kurang beruntung. Tiga lap menjelang finish saat dirinya berada di peringkat 5 dan bertarung untuk posisi terdepan, ia terjatuh karena efek dari kecelakaan yang dialami Jose Garcia dan Dani Munoz. Ia bertekad untuk tampil lebih baik lagi di seri-seri selanjutnya. Pekan ini, Mario Aji akan turun di balap motor Red Bull Rookies Cup di Sachsenring, Jerman. Baca juga: Mario Suryo Aji Cetak Sejarah, Pole Position di CEV Moto3 Catalunya

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi