Potensi Pasar Mobil Bekas Indonesia Besar, Carro Kembangkan Teknologi AI
Reporter: Dicky Kurniawan
Editor: Rafif Rahedian
Senin, 4 Oktober 2021 09:00 WIB
CARRO Automall. (Antara)
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Platform pembelian mobil bekas daring, Carro melihat adanya potensi besar pada pasar mobil bekas di Indonesia. Mengandalkan teknologi dan internet untuk memasarkan produknya, Carro mengatakan bahwa masyarakat Tanah Air cenderung memilih platform online untuk solusi pembeliannya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Indonesia sebagai negara kepulauan dengan luas wilayah sangat besar, metode pembelian mobil bekas secara online dapat menjadi solusi bagi konsumen di luar kota, termasuk luar pulau," kata Co-Founder Carro, Aditya Lesmana kepada Tempo hari ini, Senin, 4 Oktober 2021.

Carro juga berencana untuk memperluas bisnisnya di pasar Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Selain itu, marketplace otomotif asal Singapura ini juga akan mempercepat pengembangan teknologi AI (Artificial Intelligence).

Teknologi ini nantinya akan diimplementasikan pada setiap tahap pembelian dan penjualan mobil, mulai dari mendeteksi defect selama proses inspeksi mobil hingga bot untuk layanan konsumen.

"Di Indonesia, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah dengan membuka Carro Automall dan Customer Experience Centre (CEC) di 4 kota besar di Indonesia, meliputi Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Palembang hingga akhir tahun 2021," ujar Aditya.

Rencana ekspansi besar-besaran Carro ini tidak terlepas dari keberhasilannya meraih status unicorn otomotif pertama di Asia Tenggara. Carro dinobatkan sebagai perusahaan unicorn setelah disuntik dana investasi sebesar USD 360 juta (Rp5,1 triliun) dari SoftBank Vision Fund 2 sebagai pendanaan Seri C.

Baca: Platfom Mobil Bekas Carro Jadi Unicorn Setelah Disuntik Dana Softbank

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi