Volkswagen Optimistis Salip Tesla sebagai Pemimpin Pasar EV Dunia
Reporter: Dicky Kurniawan
Editor: Rafif Rahedian
Kamis, 12 Mei 2022 06:15 WIB
Logo Volkswagen. AP Photo

GOOTO.COM, Jakarta - CEO Volkswagen Herbert Diess optimistis VW bisa menyalip posisi Tesla sebagai pemimpin pasar EV dunia pada 2025. Diess mengakui, untuk menyalip Tesla tidak mudah, tetapi tetap ada harapan untuk melampaui raksasa EV asal Amerika Serikat tersebut. 

Pada awal 2021, pabrikan mobil Jerman ini mengumumkan niatnya untuk menjadi produsen EV terbesar di dunia pada 2025. Hingga saat ini, target tersebut masih menjadi tujuan VW meskipun perusahaan mengakui kesuksesan Tesla.

"Ini akan menjadi persaingan yang ketat, tapi kami tidak akan menyerah. Saya harus mengatakan bahwa kami tidak mengharapkan pesaing utama AS kami menjadi begitu cepat dan siap," ujar Diess, dikutip dari laman Carscoops hari ini, Kamis, 12 Mei 2022.

Diess percaya VW dapat menyalip posisi Tesla berkat penawaran produknya yang lebih besar. VW juga berambisi untuk memiliki pangsa pasar dua kali lipat di Amerika Serikat, dan hal itu akan membutuhkan pabrik tambahan serta produksi baterai lokal.

Pada akhir Maret, VW mengungkapkan akan menginvestasikan US$ 7,1 miliar untuk memproduksi kendaraan listrik di Amerika Utara. Kemudian perusahaan juga berencana menawarkan 25 EV baru untuk pasar AS, Kanada, dan Meksiko pada 2030.

"Kecerdasan Amerika dan pengetahuan manufaktur adalah inti dari strategi kami untuk pertumbuhan. Komitmen mendalam terhadap kemampuan lokal kami akan mengubah Volkswagen menjadi salah satu merek EV terkemuka yang dikenal karena komitmennya terhadap inovasi, kualitas, dan komunitas yang kami sebut rumah," ujar CEO Volkswagen Group of America Scott Keogh.

DICKY KURNIAWAN | CARSCOOPS 

Baca: Street Race Seri Ketiga di Meikarta Bakal Digelar Setelah Formula E Jakarta

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

#Volkswagen
#Tesla
#Kendaraan Listrik
#VW
#Amerika Serikat

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi