Produksi Harley-Davidson Dilanjutkan Setelah Dua Pekan Ditangguhkan
Reporter: Dicky Kurniawan
Editor: Wawan Priyanto
Selasa, 7 Juni 2022 14:38 WIB
Ilustrasi Harley-Davidson. REUTERS/Danish Siddiqui

GOOTO.COM, Jakarta - Harley-Davidson mengumumkan telah melanjutkan produksi sepeda motornya sejak 6 Juni 2022. Produksi ini kembali dilanjutkan setelah sebelumnya perusahaan menangguh produksinya pada 19 Mei 2022 selama dua minggu.

Memang kabar ini belum diumumkan secara resmi oleh Harley-Davidson, namun pernyataan ini baru diinformasikan oleh salah satu juru bicara perusahaan. Hingga saat ini produsen motor asal Amerika Serikat ini juga belum mengungkapkan penyebab penghentian produksinya.

Dilansir dari laman Rideapart hari ini, Selasa, 7 Juni 2022, dimulainya kembali produksi Harley-Davidson ini terjadi di pabrik mereka yang berlokasi di Menomenee Falls, Wisconsin, York, dan juga Pennsylvania, fasilitas produksi yang sebelumnya ditutup.

Sebelumnya, pada 19 Mei 2022, produsen sepeda motor asal Amerika Serikat ini menangguhkan produksinya di empat fasilitas produksinya tersebut. Dalam pernyataannya, Harley mengatakan bahwa keputusan penghentian ini diambil dengan sangat hati-hati dan didasarkan pada informasi yang diberikan oleh pemasok pihak ketiga.

Penutupan pabrik ini berdampak pada saham Harley-Davidson yang mengalami penurunan 9 persen. Masalah rantai pasokan memang saat ini menjadi masalah bagi sejumlah produsen motor di dunia dan juga banyak bisnis lain di berbagai industri.

Ini bukan pertama kalinya Harley-Davidson menghentikan produksi dalam beberapa waktu. Pada Maret 2020, produsen sepeda motor ini menangguhkan semua produksinya di fasilitas manufaktur AS antara 18 Maret dan 29 Maret akibat tindak lanjut meningkatnya kasus virus Corona.

DICKY KURNIAWAN | RIDEAPART | WPBaca juga: Sempat Dihentikan, Harley-Davidson LiveWire Kini Produksi Lagi

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

#Harley-Davidson
#Komponen
#Suku Cadang
#Sepeda Motor
#Moge
#virus corona

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi