Bisnis Mobil Bekas Carvana Anjlok 4.000 Karyawan Kena PHK, Mengapa?
Reporter: magang_merdeka
Editor: Jobpie Sugiharto
Sabtu, 19 November 2022 19:13 WIB
Carvana automated car vending machines. Foto : Carvana

GOOTO.COM, Jakarta - Perusahaan mobil bekas Carvana Co. kembali melakukan PHK dengan merumahkan 1.500 karyawannya pada Jumat lalu, 18 November 2022. Pemangkasan 8 persen tenaga kerja ini akibat harga mobil bekas yang tinggi dan kekurangan pasokan.

Carvana di AS dikenal sebagai perusahaan bisnis mobil bekas yang memajang dagangan seperti dipenser otomatis (automated car vending machines) sahamnya anjlok hingga 5,4 persen setelah PHK. Pengurangan tenaga kerja ini dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas perusahaan.

Carvana pada awal tahun ini telah melakukan PHK terhadap sekitar 2.500 karyawan, atau 12 persen dari tenaga kerjanya demi memangkas biaya.

Laba bisnis mobil bekas tak didapat selama lima kuartal terakhir gara-gara biaya yang melonjak dan permintaan mobil bekas semakin menurun. Permintaan mobil bekas semakin menurun karena model kerja hybrid dan kenaikan biaya karena kenaikan suku bunga. Konsumen belakangan memilih bepergian menggunakan kendaraan umum.

Bisnis mobil Carvana mengalami banyak kerugian dan saham perusahaan anjlok selama setahun terakhir. Saham perusahaan ritel mobil bekas ini turun 97 persen. Harga saham tertinggi Rp 5,6 juta per lembar pada Agustus 2021. Namun pada Jumat pagi lalu nilai saham yang diperdagangkan menjadi hanya sekitar Rp 120 ribu per lembar.

KHOLIS KURNIA WATI | AUTOBLOG | JOBPIE

Baca: Tips Membeli Mobil Bekas yang Ideal

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

#Mobil Bekas
#Bisnis mobil
#Carvana
#kendaraan umum
#Saham
#PHK

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi