Kata Bagnaia Soal Pemilihan Nomor Start #1 untuk MotoGP 2023
Reporter: Gooto.com
Editor: Wawan Priyanto
Senin, 23 Januari 2023 21:53 WIB
Pembalap Ducati Lenovo Team MotoGP. Instagram/Ducati Course

GOOTO.COM, Jakarta - Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) memutuskan untuk memakai nomor start #1 di motor Ducati Desmosedici GP23 untuk MotoGP musim 2023. Pembalap asal Italia itu meninggalkan nomor #63 yang selama ini ia gunakan. Ini adalah pertama kalinya nomor start #1 ada di grid setelah terakhir kali dipakai Casey Stoner pada musim 2012. 

Meski demikian, Bagnaia akan tetap menggunakan dua nomor pada musim 2023. Nomor #63 akan melekat pada helmnya, dan nomor #1 di sepeda motornya. 

"Saya memutuskan untuk memiliki keduanya di sana dan nomor 63 masih ada di helm saya," kata Bagnaia, berbicara di acara Campioni in Pista, Bologna, Italia, Senin, 23 Januari 2023. “Tapi sudah lama sejak terakhir kali kita melihat nomor #1 di MotoGP. Saya selalu mengagumi orang-orang yang membalap dengan nomor #1. Saya selalu menyukainya."

"Menghormati fakta bahwa Anda adalah Juara Dunia itu benar. Nomor #1 mewakili siapa Anda, itu mewakili identitas Anda sebagai Juara Dunia. Jadi, penting bagi saya untuk memberikan penghormatan kepada Juara Dunia lainnya. Nomor #63 akan selalu menjadi nomor saya, saya akan selalu pakai nomor ini di motor saya, tapi semoga bisa bersama dengan nomor #1 dan #63."

Para Juara Dunia MotoGP era modern memilih untuk tetap menggunakan nomor yang selama ini mereka gunakan. Joan Mir misalnya, ketika menjadi Juara Dunia bersama Suzuki pada 2020, tetap mempertahankan nomor start #36. Begitu juga dengan Fabio Quartararo (Yamaha Monster Energy) yang tetap menggunakan nomor start #20 meski menjadi Juara Dunia pada 2021. Satu lagi adalah tentu saja Marc Marquez (Repsol Honda) yang setia menggunakan nomor start #93 meski telah menjadi Juara Dunia sebanyak delapan kali. 

Legenda MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, pun tetap mempertahankan nomor start #46 meski dia menjadi Juara Dunia sebanyak sembilan kali, tujuh kali di antaranya di kelas 500cc/MotoGP dan dua kali masing-masing di kelas 125cc dan 250cc. 

Meski demikian, beberapa pembalap yang menjadi Juara Dunia pernah merasakan keramatnya nomor start #1. Nicky Hayden (Repsol Honda) sukses merebut gelar Juara Dunia pada 2006. Pembalap Amerika Serikat itu lalu memutuskan memakai nomor #1 pada musim 2007, tetapi gagal mempertahankan gelar. Berikutnya adalah Stoner yang menjadi Juara Dunia pada 2007, tetapi gagal di musim berikutnya setelah memakai nomor #1. 

Jorge Lorenzo juga menjadi pembalap berikutnya yang merasakan nomor start #1 amat sangat keramat. Ia gagal mempertahankan gelar Juara Dunia musim 2011 setelah merebutnya pada 2010. Stoner kembali membuktikan bahwa nomor keramat #1 sangat berat menempel di motornya. Ia gagal mempertahankan gelar Juara Dunia musim 2012 bersama Repsol Honda dengan nomor start #1. 

Beberapa pembalap legendaris MotoGP yang pernah menggunakan nomor start #1 antara lain Wayne Rainey (Yamaha 1991-1993), Kevin Schwantz (Suzuki 1994), Mick Doohan (Repsol Honda 1995-1999), Alex Criville (Repsol Honda 2000), dan Kenny Roberts Jr (Suzuki 2001). 

Lantas, apakah Bagnaia menjadi pembalap yang bisa mematahkan stigma nomor #1 selalu gagal mempertahankan gelar Juara Dunia? Menarik dinati sepak terjangnya di MotoGP musim 2023. 

MOTOGP

Baca juga: MotoGP: Francesco Bagnaia Gunakan Nomor Start #1

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

#MotoGP
#Francesco Bagnaia
#Ducati
#Casey Stoner
#Jorge Lorenzo
#Valentino Rossi
#Fabio Quartararo
#Bagnaia

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi