Demi Perkembangan Kendaraan Listrik, BMW dan Mercy Kerja Sama di Cina
Reporter: Dicky Kurniawan
Editor: Kusnadi Chahyono
Kamis, 7 Maret 2024 10:00 WIB
Mercedes-Benz High-Power Charging Network akan ada 10.000 unit pengisian bertegangan tinggi di Amerika Utara, Eropa, Cina dan negara lainnya. (Foto: Mercedes-Benz)
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Pada 4 Maret 2024, BMW dan Mercedes-Benz bekerja sama melalui perusahaan patungan mereka, Beijing Ion Qi New Energy Technology Co., Ltd., untuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Cina. Perusahaan akan mengoperasikan jaringan supercharging di pasar Tiongkok.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Melansir laman CarNewsChina pada hari ini, Kamis, 7 Maret 2024, BMW dan Mercedes-Benz berencana membangun setidaknya 1.000 stasiun pengisian supercharging berteknologi canggih. Khusus di Tiongkok, perusahaan menargetkan pembangunan sekitar 7.000 stasiun pengisian supercharging.

Pada tahap pertama, stasiun pengisian supercharging ini akan mulai dioperasikan di kota-kota utama kendaraan energi baru di Tiongkok pada tahun 2024. Pembangunan selanjutnya mencakup kota-kota dan wilayah lain di seluruh penjuru Cina.

Kolaborasi antara kedua raksasa otomotif Jerman ini dalam membangun infrastruktur pengisian daya menandakan komitmen jangka panjang terhadap pasar kendaraan energi baru di Cina. Pada tahun lalu, BMW mengirimkan lebih dari 40.000 unit kendaraan listrik di Tiongkok, mengalami peningkatan lebih dari 138 persen dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2024, BMW telah memperkenalkan enam model kendaraan listrik murni di pasar Cina, dengan BMW i3 dan iX3 menjadi model terlaris. Pada bulan Januari tahun ini, BMW telah meluncurkan i5 untuk pasar otomotif terbesar di dunia itu.

BMW juga telah memiliki stasiun pengisian supercharging yang diluncurkan pada Agustus 2023. Fasilitas pengisian daya ini mendukung daya hingga 600 kilowatt. Per Januari 2024, sudah ada 54 stasiun supercharging BMW, dengan 17 di antaranya berada di kota besar Cina dan terbuka untuk semua merek kendaraan listrik.

Sementara itu, Mercedes-Benz pada tahun ini akan melanjutkan strategi produk fokus ganda pada kendaraan bahan bakar dan kendaraan listrik di Cina. Mercedes-Benz telah memperkenalkan lebih dari 15 produk baru sekaligus mempromosikan jajaran mobil elektrifikasinya dan meningkatkan produk mobil ICE.

Pada tahun 2023, supercharging Mercedes-Benz telah beroperasi di kota-kota seperti Chengdu, Suzhou, dan Changzou. Fasilitas pengisian daya ini memiliki akses ke lebih dari 590.00 pengisian daya publik di lebih dari 340 kota di seluruh Cina.

DICKY KURNIAWAN | CARNEWSCHINA 

Pilihan Editor: Mercedes-Benz Buka Pemesanan eSprinter di Amerika Utara

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram pilih grup GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi