Resmi Regulasi Terbaru MotoGP 2027, Rombak Total?
Reporter: Erwan Hartawan
Editor: Kusnadi Chahyono
Rabu, 8 Mei 2024 12:00 WIB
Start Sprint Race MotoGP Portugal 2024. (Foto: Red Bull Racing)
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Regulasi MotoGP 2027 resmi diumumkan jelang gelaran seri MotoGP Prancis 2024. Aturan ini banyak melakukan pembaharuan khususnya di area teknis.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dukutip dari laman resmi MotoGP.com, yang paling mencolok yakni perubahan kubikasi mesin, dari mesin berkapasitas 1.000 cc yang berlaku sejak 2012, turun menjadi 850 cc mulai 2027 mendatang. Bore maksimalnya juga akan diturunkan dari 81 mm menjadi 75 mm saja, yang dapat disesuaikan dengan konsep pengembangan dari masing-masing pabrikan.

Pengurangan kapasitas mesin ini tentu berdampak pada penurunan top speed yang diklaim membuat balapan lebih aman dan mesinnya diharapkan lebih andal, efisien serta lebih ramah lingkungan dari sebelumnya. Jumlah jatah mesin yang diperbolehkan dipakai dalam semusim juga dikurangi, dari tujuh menjadi enam unit saja untuk setiap pembalap.

Selain itu, regulasi MotoGP untuk penggunaan bahan bakar yang akan dipakai adalah 100 persen mengandung bahan berkelanjutan mulai musim MotoGP 2027. Angka yang pelan-pelan dinaikkan, di mana saat ini baru 40 persen bahan bakar berkelanjutan yang dipakai di motor MotoGP.

Kapasitas bahan bakarnya pun juga dikurangi, di mana tangki motor diturunkan dari 22 liter menjadi 20 liter saja. Di mana jatah maksimal bahan bakar untuk sprint 11 liter saja.

Selain area mesin dan bahan bakar, area aerodinamika juga mendapat perombakan besar-besaran. Hal ini dibuat untuk mengontrol pengembangan aerodinamika yang kelewat buas, di mana akan ada batasan dimensi fairing yang lebih kecil ke depannya.

Dalam aturan tersebut berbunyi, lebar fairing depan dari ujung kiri ke ujung kanan dibuat 50 mm lebih sempit, dengan ujung depan dimundurkan sejauh 50 mm dari batas mulanya. Tujuannya adalah untuk mengurangi dampak aliran udara kotor, yang sering membahayakan pembalap di belakang.

Di bagian belakang motor juga akan menjadi bagian yang dihomologasi mulai 2027, dengan tiap tim hanya boleh melakukan upgrade sekali saja untuk penghematan biaya. Mulai MotoGP 2027, seluruh device ride height ataupun holeshot akan dilarang, agar dapat meningkatkan keselamatan dan memaksimalkan skill pembalap untuk start.

Selain itu data GPS dari setiap pembalap dan motornya akan diserahkan ke seluruh tim setelah menjalani sesi apapun. Hal itu agar membuat kompetisi lebih terbuka sehingga tim dan pembalap yang tertinggal bisa melihat data pembalap dan tim kompetitif.

Perubahan beberapa aturan ini diharapkan kompetisi akan semakin ketat dan menghemat biaya dalam pengembangan motor, sehingga balapan pun juga lebih seru.

Sementara itu untuk konsesi yang sekarang yang diperkenalkan sejak akhir 2023, akan dilanjutkan untuk sementara. Namun ketika regulasi teknis baru hadir mulai MotoGP 2027, semua pabrikan mulai dari rank B dalam konsesi tersebut.

Kemudian kategori konsesi akan di-update lagi pada pertengahan musim, di mana akan ada tim yang naik ranking ataupun turun ranking. Jika naik ranking menjadi rank A, maka akan kehilangan banyak keuntungan.

Sedangkan jika turun ke rank C atau bahkan D, maka akan semakin banyak konsesi yang diberikan kepada mereka. Konsesi sifatnya terus dinamis, sehingga tidak akan kaget jika nanti akan ada perubahan-perubahan hak kepada tiap pabrikan dalam konsesi yang berlaku. 

Pilihan Editor: Harum di Gresini Racing, Marc Marquez Tebar Pesona untuk MotoGP 2025

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram pilih grup GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi