Skuter Kymco Benson Bidik Segmen Menengah Atas
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 28 April 2010 11:01 WIB
Kymco Benson Like. Dok: Kymco
TEMPO Interaktif,Jakarta:Sejak diluncurkan di Bali 21 Maret lalu, skuter anyar besutan Kymco yaitu Kymco Benson telah terjual 75 unit di wilayah Bali. Kendati kecil, namun angka itu terbilang lumayan untuk ukuran merek yang sempat 20 bulan berhenti beroperasi di Indonesia.

Terlebih, segmen pasar yang dibidik PT Benson Power Mobility (PT BPM) - Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) skuter Kymco di Indonesia itu memang konsumen kelas menengah ke atas. ATPM ini juga mengaku belum banyak gembar-gembor promosi.

“Kami memang sengaja membidik segmen menengah ke atas. Itu sesuai dengan positioning produk kami yang diwujudkan dalam teknologi dan fitur pendukungnya,” tutur Jimmy Antoni Sutheja, General Manager Operation PT BPM kepada Tempo di Jakarta, Rabu (28/4).

Menurut Jimmy, dari 75 unit yang terjual itu 50 unit diantaranya adalah tipe tertinggi di keluarga Benson, yaitu Benson Classic atau biasa disebut Benson Like. Tipe ini dibanderol Rp 23,950 juta. Sedangkan 25 unit lainnya adalah tipe Benson Super 8 yang berbanderol Rp 21,750 juta on the road Bali .

Mesin kedua model itu berkapasitas 150 cc, empat tak, SOHC. Besaran itu diatas kapasitas rata-rata motor skuter yang ada di tanah air saat ini. Keduanya menyemburkan tenaga sebesar 10,6 daya kuda pada 7.500 rpm dan torsi maksimum 11,5 Newton meter pada 5.500 rpm.

Sedangkan fitur pendukung maupun desain bodi, skuter ini mengadopsi gaya dan teknologi Eropa. “Keduanya kental dengan European style, tetapi bukan sekadar gaya atau mode, tetapi secara fungsional memang menganut prinsip keamanan, kemudahan, serta kenyaman sesuai dengan perkembangan mutakhir,” jelas Jimmy.

Soal fitur misalnya, kedua model itu dilengkapi tiga kotak bagasi yang berada di depan kaki pengendara, dibawah jok. Fitur tersebut diklaim belum dimiliki oleh model sejenis lainnya.

Menariknya lagi, di kotak penyimpanan yang berada dibawah jok itu juga dilengkapi soket listrik sebagai sarana untuk mengisi (charger) telepon seluler. Sedangkan kapasitas tangki bahan bakar mencapai 6,5 liter atau jauh lebih besar dibanding skuter umumnya.

Ihwal penjualan yang masih dikonsentrasikan untuk wilayah Bali, Bens Astono, Presiden Direktur PT BPM kepada Tempo beberapa waktu lalu mengatakan pihaknya ingin melakukan penguatan baik merek maupun jaringan.

“Selain faktor kesejarahan, kami berkonsentrasi dulu di satu tempat untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan. Setelah penguatan itu, tentu kami akan melebarkan pemasaran ke wilayah lain,” ujarnya.

Maklum, hingga saat ini jaringan Kymco di Pulau Dewata terbilang masih solid. Setidaknya ada 63 Kymco Service Center . “Itu bengkel umum yang bekerjasama dengan kami dan telah kami sertifikasi. Dalam tiga bulan mendatang, kami targetkan ada enam dealer tiga S (sales, service, spare part) di Bali. Jadi konsumen tidak perlu khawatir," imbuh Bens.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi