Proton Bantah Lego Sahamnya di Lotus  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 13 Oktober 2011 14:28 WIB
PT. Proton Edar Indonesia

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Produsen mobil asal Malaysia, Proton Holdings Bhd, membantah isu yang menyebut pihaknya akan melego sahamnya di Lotus Group. Pabrikan itu juga sekaligus menampik kabar bahwa pihaknya berniat melego saham di grup pembuat mobil yang berkantor di Inggris itu ke Genii Capital, perusahaan investasi di Luksemburg.

Pernyataan Proton yang dirilis bernama.com, Kamis, 13 Oktober 2011, menyebut hingga saat ini hubungan antara Proton dan Lotus Group tak ada masalah sedikit pun. "Melalui sinergi positif, prioritas kami sekarang adalah untuk memastikan bahwa rencana bisnis Lotus dijalankan sesuai dengan jadwal dan kedua belah pihak berkomitmen untuk mewujudkan keberhasilan," demikian bunyi pernyataan pabrikan itu.

Ihwal keterlibatan Lotus di gelaran laga balap Formula Satu (F1) dengan mensponsori Tim Lotus-Renault GP, Proton tak mempersoalkannya. Karena langkah tersebut dinilai sebagai strategi pemasaran dan sinergi antara Lotus dan Renault dalam memperkuat citra merek.

Pada Juni lalu, Proton merilis cetak biru transformasi Lotus yang akan berjalan dalam kurun waktu lima tahun. Selain melakukan perubahan manajemen, Lotus juga berencana meluncurkan lima model baru guna mencapai target 8.000 unit mobil per tahun mulai 2014. Sebelumnya, pada April, grup itu telah mendapatkan pinjaman senilai US$ 440 juta atau sekitar Rp 3,93 triliun. Dana itulah yang digunakan sebagai modal ekspansi rencana bisnis baru Lotus.

Proton membeli saham mayoritas perusahaan itu pada Oktober 1996. Kala itu, Proton membeli 80 persen guna meningkatkan kemampuan divisi penelitian dan pengembangan miliknya. Lotus yang berkantor di Hethel, Norfolk, Inggris, itu selama ini dikenal sebagai perusahaan yang piawai memproduksi mobil-mobil sport dan balap. Bahkan beberapa mobil besutan pabrikan itu digunakan di film James Bond, seperti Lotus Esprit Turbo di film For Your Eyes Only dan Lotus Esprit S1 di film The Spy Who Loved Me.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi