Mobil Terbang Ini Sudah Dipesan 100 Unit  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 7 November 2011 12:42 WIB
Terrafugia The Transition

TEMPO Interaktif, Massachusetts - Mobil yang bisa terbang kini bukanlah ilusi atau khayalan semata. Terrafugia, sebuah pabrikan otomotif yang berbasis di Massachusetts, Amerika Serikat, telah mewujudkannya.

Pernyataan resmi pabrikan itu seperti dilansir ninemsn.com.au, Senin, 7 November 2011, menyebut mobil yang bisa dioperasikan di darat dan udara itu siap diluncurkan. “Rencananya diluncurkan di pengujung tahun 2012,” tutur Car Dietrich, Kepala Eksekutif yang juga salah seorang pendiri pabrikan itu.

Mobil yang dinamai perdana Transition itu selain dipasarkan di Amerika Serikat dan Eropa juga disebar ke sejumlah negara. Menariknya, pasar kedua setelah Negeri Abang Sam itu adalah negara yang masuk dalam kategori emerging market, yaitu Brasil, Rusia, India, dan Cina.

Mobil yang hanya berkapasitas dua penumpang itu memiliki rancangan futuristik yang sangat kental. Pasalnya mobil itu bisa berubah bentuk dari pesawat terbang menjadi mobil biasa atau sebaliknya hanya dalam tempo 30 detik.

Bahan bakarnya tak berbeda dengan mobil biasa, yaitu bensin. Ukurannya juga tak berbeda dengan mobil biasa dengan baling-baling serta ekor di bagian belakang. Walhasil mobil bisa disimpan di garasi rumah.

Terrafugia yang merupakan istilah di bahasa Latin yang berarti "melarikan diri atau lepas dari tanah" itu mulai mengembangkan Transition pada 2006. “Pada Maret 2009 lalu mobil ini telah dengan sempurna bisa terbang. Itu sekaligus menjadi tonggak sejarah baru dalam dunia penerbangan,” demikian klaim Dietrich.

Hanya, pabrikan itu belum memerinci besaran kapasitas mesin serta tenaganya. Terrafugia hanya menyatakan kendaraan dua alam besutannya itu akan dibanderol US$ 279 ribu atau sekitar Rp 2,49 miliar (kurs US$ 1 = Rp 8.976).

Dan yang tak kalah menarik adalah meski baru diluncurkan akhir 2012, saat ini sudah di pesan 100 unit.

ARIF ARIANTO

#Inovasi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi