MotoGP Pakai Elektronik Standar, Rossi-Marquez Satu Suara
Reporter: Tempo.co
Editor: Febriyan
Kamis, 12 November 2015 16:09 WIB
Valentino Rossi (kiri), dan Marc Marquez. AP/Joshua Paul

TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun rivalitas antara pembalap tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, dan pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez, masih memanas, kedua pembalap itu sepakan soal satu hal. Mereka sama-sama menilai bahwa Unit Kontrol Elektronik (Electronic Control Unit- ECU) yang akan digunakan pada musim depan membuat laju motor mereka mundur beberapa tahun ke belakang.

Rossi mengatakan, masalah ECU ini akan menjadi salah satu masalah besar dalam balapan musim depan. Pasalnya, ECU yang disediakan oleh pabrikan Magentti Mirelli itu membuat motor lebih sulit dikendalikan dan secara otomatis akan memperlambat motor.

"Saya sudah mencoba perangkat elektronik untuk tahun depan dan itu akan menjadi masalah besar. Maksud saya itu seperti kami melakukan lompatan ke masa lalu. Terasa seperti perangkat yang motor kami gunakan pada 2008-2009," ujarnya usai menjalani tes pra musim di sirkuit Valencia, Spanyol, Rabu, 11 November 2015 kemarin.

Senada dengan Rossi, Marquez mengatakan bahwa timnya sudah melakukan pengetesan ECU baru itu dengan menggunakan motor yang digunakan pada musim 2015. Hasilnya, motor Honda RC213V tunggangannya tak berlari seperti sebelumnya. Jika pada kualifikasi seri MotoGP Valencia akhir pekan lalu dia berhasil mencatatkan waktu 1 menit 30,499, maka dengan ECU baru dia hanya bisa menembus waktu 1 menit 31,060 detik.

"Kami mencoba dengan motor 2015, kami sudah menghabiskan banyak waktu dan kami harus menghabiskan lebih banyak waktu karena sepertinya kami mengalami kemunduran. Sangat sulit untuk kembali ke level yang sama," ujarnya usai menjalani tes yang sama dengan Rossi. (Baca: Valentino Rossi 'Merepet' Lagi, Kali Ini Soal Ban Michelin)

Baik Rossi maupun Marquez sepakat bahwa dengan ECU baru ini memiliki masalah pada akselerasi, kontrol traksi dan distribusi torsi.

"Engine brake dan terutama akselerasi, anti-wheelie, kontrol traksi. Semuanya lebih buruk, tetapi kami berharap semuanya akan baik-baik saja," ujar Rossi.

"Kami mencoba memperbaiki terutama pada sisi akselerasi, kontrol traksi dan distribusi torsi. Juga hubungannya dengan konsumsi bahan bakar. Kami juga sudah mencoba ECU baru menggunakan mesin 2016, tetapi sejujurnya sangat sulit untuk memberikan hasil yang baik karena kami masih harus memperbaiki perangkat lunak yang ada," ujar Marquez.

Promotor MotoGP, Dorna, musim depan mengubah sejumlah aturan. Diantaranya adalah pemberlakuan ECU baru. Jika pada musim sebelumnya setiap tim bebas mengembangkan ECU secara sendiri-sendiri, tahun ini semua tim harus menggunakan ECU yang sama yang disediakan oleh Magnetti Mirelli. Hal ini akan membuat kekuatan tim yang bertanding akan semakin merata. Diharapkan dengan peraturan ini, pertarungan antar pembalap akan lebih banyak terjadi dan memberikan hiburan bagi penonton.

Baca: Lihat Video Joged Unik Thomas Mueller, Ternyata Ada Maknanya

CRASH | EFBRIYAN

#MotoGP
#Valentino Rossi
#Spanyol

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi