Pasca Lebaran, Mobil Bekas Ini Masih Diburu Konsumen
Reporter: Tempo.co
Editor: wawan priyanto
Rabu, 5 Juli 2017 18:07 WIB
Suzuki Auto Value. Dok. Suzuki

TEMPO.CO, Jakarta - Pasca Lebaran, geliat pasar mobil bekas kembali terasa. Bertepatan dengan waktu masuk anak sekolah, permintaan akan city car terasa meningkat di wilayah Jakarta dan Tangerang.

Auto Value Development Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Hendro Kaligis mengatakan pada minggu pertama setelah Idul Fitri jaringan Auto Value sudah menerima delapan permintaan city car bekas.

“Sebagian besar adalah WagonR dan Swift,” kata Hendro dalam siaran pres yang diterima Tempo, Rabu, 5 Juli 2017. “Khusus untuk WagonR, sebagian besar menginginkan transmisi Auto Gear Shift (AGS) yang memiliki dua fungsi sekaligus yakni otomatis dan manual.”

Baca: Lebaran Dongkrak Penjualan Mobil Bekas Hingga 15 Persen

Menurut data dari Suzuki Auto Value, lanjut dia, karakter calon pembeli city car ini secara umum serupa, terlebih bagi yang akan menggunakannya untuk keperluan anak sekolah.

Hendro menambahkan, pelanggan yang memilih city car karena konsumsi bahan bakarnya efisien, kendaraan lincah terutama dalam kompetisi di tempat parkir dan harganya bersahabat. “Angsurannya kan mulai 1 jutaan per bulan. Selain itu bagi pemilik KTP Banten akan mendapat potongan harga yang menarik,” ujarnya.

Suzuki Auto Value bergerak dibidang jual beli mobil bekas yang menawarkan berbagai keunggulan bagi para pemilik kendaraan. Suzuki Auto Value memberikan kepastian mutu unit kendaraan dengan adanya Sertifikat Mutu Kendaraan (Certified Used Car) yang diterbitkan oleh PT Suzuki Indomobil Sales selaku ATPM Suzuki di Indonesia.

Simak: Awal Ramadan, Mobil Bekas Mulai Diburu

Sebelum Lebaran, penjualan mobil bekas mengalami peningkatan yang tajam. "Produk yang masih jadi primadona adalah multi-purpose vehicle," kata Chief Operating Officer Mobil88, Halomoan Fischer, di Jakarta, pekan lalu, seperti dilaporkan Koran Tempo, Senin, 19 Juni 2017. Mobil88 mencatat, selama Ramadan ini, penjualan total Mobil88 telah meningkat 15 persen. "Dan diperkirakan bisa terus naik hingga mendekati Lebaran."

Halomoan Fischer Lumbantoruan, Chief Operating Officer PT Serasi Autoraya, perusahaan yang menaungi situs Mobil88 mengatakan rata-rata penjualan setiap bulan pada tahun ini sekitar 1.500 unit. Prosedur pembelian mobil bekas yang tak bertele-tele dan cepat menjadi pilihan konsumen. "Sementara untuk mobil baru kan harus mengurus administrasi dan menunggu pelat nomor jadi," kata Fischer.

Fischer menjelaskan, salah satu indikasi kondisi pasar mobil bekas yang masih bagus adalah penjualan produk di kelas multi-purpose vehicle yang tinggi. Dia mengambil contoh penjualan mobil baru Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia yang tetap tinggi, kendati ada produk yang lebih murah seperti Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, atau pendatang baru, Wuling Confero S, yang harganya sekitar Rp 150 jutaan.

Berdasarkan riset yang pernah dilakukan situs jual-beli mobil bekas mobilogue.com, pasar kendaraan bekas lumayan stabil. "Sepanjang 2016 saja sekitar 35 ribu mobil bekas bisa terjual di wilayah Jabodetabek," kata Rayhan Gautama, pendiri situs Mobilogue.

Jika dirata-ratakan, kata dia, penjualan mobil bisa mencapai 100 unit sehari. "Dengan perputaran uang hingga Rp 37 triliun," kata Rayhan. Dia memprediksi, pertumbuhan pasar mobil bekas tahun ini di kisaran 5–10 persen. Dia membenarkan bahwa produk yang jadi favorit konsumen adalah kendaraan di kelas MPV. "Terutama keluaran merek-merek besar karena jaminan purnajualnya."

WAWAN PRIYANTO

#Mobil
#Suzuki

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi