Penjualan Mobil pada Juni Turun 27 Persen, Ini Penyumbangnya  
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan
Rabu, 19 Juli 2017 12:42 WIB
Deretan mobil siap kirim di Pelabuhan mobil, Tanjung Priok, Jakarta, 22 November 2016. Penjualan mobil secara komulatif pada periode Januari-Oktober tahun ini meningkat dengan pertumbuhan penjualan mencapai 2,5 persen. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan kendaraan bermotor roda empat dan lebih pada bulan lalu cukup anjlok.

Dari data yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Rabu, 19 Juli 2017, penjualan pada Juni lalu tercatat hanya 66.755 unit. Angka tersebut turun 27,03 persen dibanding capaian pada bulan yang sama tahun lalu sebanyak 91.488 unit.

Secara kumulatif, penjualan pada semester I/2017 sebanyak 534.288 unit, naik tipis 0,4 persen dibanding semester I/2016, yakni 532.127 unit.

Baca: Gaikindo Optimistis Penjualan Mobil 2017 Lebih ... Libur Lebaran yang hampir dua pekan dituding sebagai penyebab anjloknya wholesale atau distribusi dari pabrik ke dealer sepanjang bulan lalu. "Selama Lebaran, penurunan penjualan sangat dimaklumi," kata Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto.

Menurut Jongkie, terpangkasnya hari kerja menjadi faktor utama anjloknya penjualan. Selain itu, pemerintah melarang peredaran kendaraan angkutan di jalur utama yang digunakan untuk mudik.

Kebijakan ini berdampak pada penyesuaian yang dilakukan produsen kendaraan sehingga distribusi stok dilakukan sejak jauh-jauh hari. Alhasil, penjualan pada bulan perayaan Lebaran cukup rendah.

Baca: Gaikindo: Penjualan Mobil Turun 12,5 Persen "Semua aktivitas juga libur. Aktivitas pemasaran juga tidak maksimal sehingga penurunan sangat wajar pada bulan itu," ujarnya.

BISNIS.COM

#Mobil
#Gaikindo

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi