Mobil Perdesaan Wintor akan Diekspor ke Malaysia
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan
Sabtu, 29 Juli 2017 20:45 WIB
Salah satu prototipe mobil pedesaan yang dipamerkan pada acara peluncuran Kebijakan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) IKM di Desa Tumang, Boyolali, 30 Januari 2017. Kemenperin

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan kendaraan serba guna Wintor yang biasa beroperasi di perkebunan merupakan salah satu model dari empat prototipe mobil perdesaan.

Wintor merupakan mini traktor serba guna yang diproduksi oleh PT Velasto Indonesia, anak perusahaan dari PT Astra Otoparts Tbk.

"Kami punya empat prototipe untuk kendaraan pedesaan. Salah satunya yang dipamerkan di sini (Wintor), itu salah satu jenis kendaraan yang bisa masuk jenis kendaraan perdesaan," kata Airlangga seusai seremoni ekspor perdana Wintor ke Malaysia di Cikarang, Jawa Barat, Jumat 28 Juli 2017.

Airlangga mengatakan Wintor model terbaru itu bisa dikategorikan mobil perdesaan karena bisa mengangkut penumpang, dan model lainnya bisa digunakan untuk mengangkut hasil perkebunan. "Itu ada yang digunakan untuk kendaraan penumpang, ada juga yang digunakan untuk perkebunan," ucapnya.

Reiza Treistanto Direktur Velasto Indonesia mengatakan Wintor yang akan menjadi salah satu model mobil perdesaan itu akan dijual mulai Rp 60 juta dengan konsep single platform atau satu model. Namun bisa diaplikasikan untuk banyak fungsi.

"Jadi kami berikan dua alternatif, yang mana nanti lebih sesuai untuk kebutuhan mobil pedesaan. Dan rasanya kami akan jalan dengan dua model itu," kata Reiza merujuk pada model purwarupa Wintor tipe Bonnet dan semi Bonnet.

Sejak November 2013 hingga saat ini, PT Velasto Indonesia telah memproduksi 1.177 unit Wintor yang tersebar di seluruh Indonesia dengan mayoritas populasi berada di perkebunan sawit di Kalimantan.

Wintor menggunakan mesin diesel 10 HP yang mampu mengangut kelapa sawit dan hasil perkebunan lainnya dengan kapasitas angkut hingga 500 kilogram. Konsumsi bahan bakar mobil perdesaan ini  hanya 0,5 liter solar tiap jam pemakain.

Jika sebelumnya Wintor menggunakan mesin diesel berkapasitas 400 cc, pada Wintor versi terbaru untuk mobil perdesaan akan menggunakan mesin 550 cc.

ANTARA

#Mobil
#Kementerian Perindustrian

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi