Setelah Geely, Giliran Dongfeng Bantah Isu Akuisisi Fiat Chrysler
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan
Jumat, 18 Agustus 2017 16:52 WIB
Fiat. AP/Luca Bruno

TEMPO.CO, Beijing -Dongfeng Motor Group menegaskan tidak ada rencana untuk mengakuisisi sebagian atau keseluruhan Fiat Chrysler, pabrikan mobil asal Italia. "Saat ini tidak ada rencana itu," ucap Zhou Mi, juru bicara produsen otomotif asal Cina itu menanggapi pernyataan Reuters, seperti dikutip dari Auto News, Kamis 17 Agustus 2017.

Zhou menanggapi pertanyaan apakah Dongfeng mengakusisi FCA Group (Fiat Chrysler Automobiles), hanya Fiat atau Chrysler atau membeli teknologinya saja.

Dongfeng merupakan salah satu produsen mobil Cina yang disebut-sebut tertarik untuk mengakuisisi Fiat Chrysler yang memiliki nilai pasar hingga USD 20 miliar atau sekitar Rp 263,2 triliun. Beberapa pabrikan mobil Cina dikabarkan tertarik untuk membeli Fiat Chrysler, nama-nama itu Geely Automobile Holdings, Guangzhou Automobile Group dan Great Wall Motors.Namun Geely telah membantah isu itu.

Saat ini Dongfeng memiliki 13,7 persen saham di PSA Group, pabrikan mobil Prancis sebagai bagian dari rencana rekapitalisasi pada 2014 lalu. Rencana Dongfeng ingin mengakuisisi pabrikan mobil Italia itu kabarnya untuk memperkuat pasar di kawasan Eropa.

Sebelumnya Geely Automobile Holdings membantah adanya pemberitaan bahwa perusahaana itu akan mengakuisisi Fiat Chrysler. "Kami sama sekali tidak ada rencana untuk mengakuisisi Fiat Chrysler," ucap Direktur Eksekutif Geely Automobile Gui Shengyue seperti dilansir dari Auto News Europe, Rabu 16 Agustus 2017.

Menurut Gui, perusahaan tidak tertarik mengakuisisi perusahaan asing karena prosesnya rumit. "Mengakuisisi perusahaan lokal menjadi jalur cepat untuk pengembangan mereka," ucapnya. Namun menurut sumber, akhir tahun lalu perwakilan FCA Group dan Zhejiang Geely Holding Group telah melakukan pembicaraan awal terkait akuisisi. Sumber itu menyebutkan bahwa Geely tak lagi tertarik untuk mengakuisisi Fiat Chrysler.

SETIAWAN ADIWIJAYA

#Mobil
#Geely

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi