Begini Strategi Mercedes Benz Menghadapi Persaingan Pasar Niaga
Reporter: Swa.co.id
Editor: Eko Ari Wibowo
Sabtu, 13 Januari 2018 13:20 WIB

TEMPO.CO, JakartaMercedes-Benz menggabungkan bisnis kendaraan niaga, Daimler Trucks & Buses, ke dalam perusahaan baru PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI). Strategi ini untuk memfokuskan bisnis kendaraan niaga dan mempercepat proses pengambilan keputusan pada bisnis Mercy di Indonesia.

Baca: BMW Unggul di Eropa, Mercedes-Benz Jawara di Amerika

Strategi baru Mercy ini juga ditandai dengan diangkatnya Markus Villinger sebagai President Director and CEO PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia. Mercy selalu berkomitmen dengan produk-produknya untuk pasar Indonesia. Komitmen ini menjadi bukti dedikasi berkelanjutan untuk pasar Indonesia.

“Saya merasa terhormat dapat memimpin DCVI dan berusaha menghasilkan produk-produk kendaraan niaga terpercaya bagi konsumen Indonesia,” ungkapnya.

Upaya ini sebagai lanjutan atas keberhasilan Mercy Indonesia di tahun 2017 lalu. Salah satunya investasi signifikan di pabrik Wanaherang dan peluncuran lini produk Axor yang dirakit secara lokal. Peluncuran produk Axor sempat diperlihatkan di beberapa pameran seperti Mining Indonesia 2017 dan Konstruksi Indonesia 2017. Produk kendaraan niaga Mercy lainnya seperti truk Actros Daimler Commercial Vehicles Mercedes-Benz – A Daimler Brand, dan bus Mercedes-Benz juga meraih penjualan memuaskan.

Target 2018, DCVI akan memperkenalkan lebih banyak lagi kendaraan niaga bagi konsumen Indonesia. Program customer service Mercedes-Benz yang telah terkenal juga akan diperkuat melalui program-program menarik sebagai kepuasan pelanggan.

Baca: Inilah Mobil Mercy Bos Nazi Adolf Hitler Dilelang Rp 94 Miliar

“Keberhasilan Mercedes-Benz pada bisnis dan kepuasan pelanggan menandakan kualitas terbaik dari mesin kendaraan dan customer service yang kami berikan,” ujar Markus.

SWA


BERITA TERKAIT