Penyebab Produksi Sedan Sport Porsche Panamera Hybrid Terhambat
Reporter: Antara
Editor: Eko Ari Wibowo
Minggu, 17 Desember 2017 12:05 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Pabrik penyuplai baterai mobil listrik tengah berupaya keras untuk memenuhi lonjakan permintaan untuk mobil Porsche Panamera Hybrid, menurut pimpinan pabrik Porsche dilansir Reuters.

Porsche merupakan anak perusahaan dari Volkswagen yang mencoba bersaing di segmen mobil hibrida, setelah induk perusahaan itu tersangkut kasus skandal diesel.

Baca: Luncurkan Porsche Baru, Kontrak Maria Sharapova Lancar Lagi

Kepala pabrik Porsche di Leipzig, Gerd Rupp, menjelaskan bahwa permintaan untuk model Panamera hybrid telah berlipat ganda dalam 12 bulan terakhir, sehingga membutuhkan stok baterai yang lebih banyak dari para pemasok.

"Saat ini kami mampu memenuhi permintaan pelanggan dengan baik," kata Gerd dalam sebuah wawancara, kemudian menambahkan ada 8.000 unit Porsche Panamera hybrid akan diproduksi tahun ini.

"Tapi ada batasan karena kami bergantung pada kapasitas pemasok baterai," kata Rupp. "Imbasnya, waktu pengiriman lebih lama 3-4 bulan untuk saat ini pada model Panamera hybrid."

Setelah terjerumus skandal emisi diesel pada 2015, Volkswagen mengumumkan investasi besar-besaran pada kendaraan listrik dan otonom, dengan harapan bisa kembali mendongkrak permintaan.

Baca: Porsche Meluncurkan 718 Cayman GTS di Los Angeles Auto Show

Di sisi lain, Porsche merupakan kontributor laba utama bagi Volkswagen yang telah menggelontorkan dana 1 miliar euro untuk membangun model baterai pertama yang disebut "Mission E" dan sedang mempertimbangkan versi elektrik dari SUV Porsche Macan.

Mereka juga berupaya menurunkan emisi dari seluruh model Porsche, termasuk Cayenne dan 911 Turbo.


 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi