Isuzu Siapkan Truk Baru di GIICOMVEC 2018
Reporter: Fery Firmansyah
Editor: Wawan Priyanto
Senin, 5 Februari 2018 17:29 WIB

GOOTO.COM, Jakarta - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) akan meluncurkan produk baru di segmen kendaraan niaga. Menurut Vice President Director IAMI, Ernando Demily, produk baru itu akan diperkenalkan di acara GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) yang berlangsung pada 1-4 Maret 2018.

"Kami akan meluncurkan truk baru pada 1 Maret," kata dia di di Penang Bistro, Jakarta Pusat, Senin 5 Februari 2018.

IAMI rencananya akan merilis varian New Isuzu Giga F Series, yang masuk di kelas medium duty truck. Namun Ernando enggan memerinci model baru tersebut, yang disebut-sebut akan memenuhi kebutuhan perusahaan pertambangan, logistik, dan infrastruktur.

Baca: 2017, Isuzu Raih Pertumbuhan Penjualan 26 Persen

"Tunggu saja di acara peluncuran nanti," ujar dia. Saat ini Isuzu memasarkan tujuh varian Giga F Series, mulai dari FTR90L dengan mesin diesel 5.200 cc hingga FVR34P bermesin diesel 7.800 cc.

Ernando optimistis pasar truk ringan hingga medium bisa naik signifikan tahun ini. Menurut dia, pemicu penjualan truk yakni proyek infrastruktur yang terus berjalan, membaiknya harga komoditas perkebunan dan pertambangan, hingga kebutuhan peremajaan armada perusahaan angkutan. "Saat ini rata-rata umur armada perusahaan truk sudah di atas 10 tahun. Ada yang 20 tahun dan bahkan 30 tahun," katanya.

Simak: 2018, Isuzu Incar Pertumbuhan Penjualan Truk Sebesar 20 Persen

Sepanjang 2017, IAMI memasarkan 3.263 unit truk Isuzu Giga F Series. Angka penjualannya naik 75,1 persen dibanding pada 2016. Truk Giga F Series memberi kontribusi 13 persen pada penjualan IAMI sepanjang 2017.

Tahun ini, IAMI menargetkan pertumbuhan penjualan kendaraan niaga yang cukup tinggi. General Manager Marketing IAMI, Attias Asril, mengatakan penjualan truk ringan Isuzu Elf N Series ditargetkan naik 20,4 persen atau menjadi 15.200 unit. Adapun target penjualan truk Isuzu Giga F Series sebanyak 4.800 unit atau bertumbuh 47,1 persen.


 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi