Ekspor 1.800 Toyota Fortuner ke Vietnam Tertunda
Reporter: Bisnis.com
Editor: Wawan Priyanto
Jumat, 16 Maret 2018 06:53 WIB
Pekerja tengah melakukan pengecekan mobil yang akan ekspor di Site PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), Sindang Laut, Kali Baru, Cilincing, Jakarta, 15 Maret 2018. Pelayanan jasa IKT meliputi Stevedoring, Cargodoring, Receiving dan Delivery, serta Vehicle Processing Center (VPC) dan Equipment Processing Center (EPC). Tempo/Tony Hartawan

GOOTO.COM, Jakarta - Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mencatat penurunan ekspor mobil sepanjang Februari 2018. Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat ekspor mobil Toyota pada bulan lalu sebanyak 7.253 unit, sementara pada Februari 2017 mencapai 9.004 unit. Angka ini turun 19 persen dibandingkan dengan pengiriman pada bulan yang sama tahun lalu.

Ekspor sepanjang dua bulan pertama tahun ini juga turun 15,8 persen dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 17.609 unit menjadi hanya 14.828 unit.

Baca: 30 Tahun, Toyota Indonesia Ekspor 1,1 Juta Kendaraan ke 80 Negara

Director Administration, Corporate, & External Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azzam mengungkapkan, penurunan pengiriman mobil Toyota ke luar negeri terjadi lantaran terdapat hambatan ekspor ke Vietnam.

Perusahaan, lanjutnya, mencatat terdapat 1.800 pengiriman Fortuner ke Vietnam yang tertunda dari Januari hingga pertengahan Maret 2018 akibat hambatan ekspor tersebut.

Selain hambatan ekspor ke Vietnam, pelemahan daya beli dan ekonomi di beberapa negara tujuan ekspor juga menjadi penyebab, terutama kawasan Timur Tengah.

Oleh karena itu, pihaknya tidak menargetkan peningkatan ekspor ke Timur Tengah sepanjang tahun ini. “Kalau daya beli memang Timur Tengah sedang tertekan. Sudah kita prediksi. Jadi, kita tidak targetkan naik,” kata Bob kepada Bisnis, Kamis, 15 Maret 2018.

Simak: TMMIN Ekspor Toyota Sienta Euro 6 ke Singapura

Dia menuturkan, kontribusi ekspor ke Timur Tengah terhadap pengiriman mobil Toyota ke luar negeri mencapai 45 persen. Perusahaan mengirimkan mobil seperti Fortuner, Kijang Innova, dan Vios ke kawasan Timur Tengah.

Oleh karena itu, perusahaan tengah berusaha menambah jumlah ekspor mobil Toyota ke kawasan Asia Tenggara mengingat kondisi perekonomiannya sedang bagus.“Tapi kita juga harus hati-hati karena sekarang kecenderungannya protection, enggak gampang mengekspor,” katanya.

BISNIS

#Toyota
#Ekspor
#Ekspor Mobil

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi