Penjualan Mobil Listrik Laris, Laba BYD Meroket
Reporter: Antara
Editor: Wawan Priyanto
Jumat, 23 Agustus 2019 17:02 WIB
Logo mobil listrik BYD. TEMPO/Wawan Priyanto

GOOTO.COM, Jakarta - Pabrikan mobil listrik Cina BYD panen keuntungan setelah membukukan kenaikan laba 203,6 persen pada semester pertama 2019 menyusul pasar kendaraan listrik yang terus melonjak di Cina.

Reuters melansir, perusahaan yang berbasis di Shenzhen dan disokong investor AS Warren Buffett, membukukan laba bersih 1,45 miliar yuan atau naik dari 479,10 juta pada tahun sebelumnya.

BYD menjual 145.653 mobil listrik pada Januari-Juni 2019, naik 94,5 persen dari tahun lalu. Sedangkan penjualan mobil dengan bahan bakar turun 44,9 persen menjadi 82.419 mobil.

Berdasarkan pencapaian itu, BYD akan menjual seluruh lini produknya dalam bentuk penggerak listrik, dan mereka juga akan mengembangkan kendaraan listrik baterai bersama Toyota Motor Corp.

Secara keseluruhan penjualan mobil ramah lingkungan di Cina naik 49,6 persen dalam enam bulan pertama tahun ini dari tahun sebelumnya, tetapi penjualan itu turun 4,7 persen pada Juli, penurunan pertama dalam dua tahun terakhir setelah Cina memangkas subsidi.

BYD yang juga meneken usaha patungan dengan Daimler, mengatakan bahwa pengurangan subsidi akan menekan perusahaan dalam jangka pendek.

Di Indonesia, BYD dikenal sebagai pemasok mobil listrik yang digunakan sebagai armada taksi Blue Bird dan bus listrik TransJakarta. 

#BYD
#Mobil Listrik

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi