Kimi Raikkonen Butuh Keajaiban
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 18 September 2008 08:09 WIB
Iklan
Iklan

TEMPO Interaktif, Roma: Juara bertahan Formula Satu Kimi Raikkonen mengaku, Rabu (17/9), butuh keajaiban untuk mempertahankan gelarnya. Pembalap Ferrari asal Finlandia ini menilai peluang dirinya tersambar petir dua kali lebih besar ketimbang peluang mempertahankan gelar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Saat ini, Raikkonen bercokol di posisi keempat klasemen sementara setelah gagal naik podium di Grand Prix Italia di Monza akhir pekan lalu. Pembalap berjuluk The Iceman ini terpaut 21 poin di bawah pemuncak klasemen dari tim McLaren Mercedes, Lewis Hamilton.

"Sudah lama saya tidak menang. Dan daftar balapan tanpa poin pun semakin bertambah," ujarnya kepada www.ferrariworld.com. "Saya melewati batas di Monza tanpa meraih poin. Lima kali tanpa poin di klasemen, itu sangat banyak. Tidak butuh (ilmuwan Albert) Einstein untuk memahami bahwa ini bukan cara yang bagus untuk memenangkan gelar."

"Balapan memang belum selesai. Tapi saya kini butuh keajaiban, seperti tersambar petir dua kali," tambah Raikkonen.

Raikkonen tidak memenangkan balapan sejak Grand Prix Spanyol, April 2008. Ia pun terakhir kali meraih poin di Jerman pada bulan Juli ketika ia mengakhiri balapan di posisi keenam.

Kendati demikian, Raikkonen mengaku senang setelah meneken kontrak baru dengan Ferrari. Ia pun menegaskan bahwa dirinya tidak akan menyerahkan gelar juara Formula Satu dengan mudah.

Balapan Formula Satu musim ini menyisakan empat balapan lagi diawali Grand Prix Singapura yang digelar malam hari pekan depan.

AFP| Kodrat Setiawan

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi