Bos McLaren Bela Heikki Kovalainen
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 18 September 2008 16:02 WIB

TEMPO Interaktif, London: Chief Executive McLaren Martin Whitmarsh membela pembalapnya yang dihujani kritik, Heikki Kovalainen. Whitmarsh menilai Kovalainen tampil bagus pada Grand Prix Italia akhir pekan lalu.

Beberapa pihak mengkritik penampilan Kovalainen akhir pekan lalu. Pasalnya, mobil pembalap asal Finlandia tersebut lebih diunggulkan ketimbang pembalap Toro Rosso Sebastian Vettel. Akan tetapi, Kovalainen gagal memenuhi harapan para pengamat.

Kovalainen hanya mampu finis di posisi kedua di belakang Vettel. Sementara, rekan setim Kovalainen, Lewis Hamilton, tampil gemilang di paruh pertama balapan. Akan tetapi, Hamilton tidak bisa melanjutkan aksi trengginasnya karena timnya salah membaca situasi cuaca. 

Hamilton harus masuk pit dua kali di Sirkuit Monza. Padahal, jika hanya masuk satu kali, Hamilton berpeluang meraih hasil maksimal.

Meski Kovalainen dikritik berbagai pihak, Whitmarsh mengatakan, "Heikki tidak perlu merasa kecewa. Kenyataannya ia tidak melakukan kesalahan sepanjang akhir pekan dan ia tampil sangat cepat saat kondisi kering."

"Jika bahan bakarnya dibenahi, ia mungkin mendapat posisi start terdepan,"' ujar Whitmarsh seperti dikutip Sporting Life, Kamis (18/9). "Ia sempat mengalami masalah dengan penglihatannya di awal balapan. Ia juga mengalami masalah dengan ban dan rem. Tetapi kami tidak kecewa dengan hasil yang didapatkannya."

Hingga saat ini, Kovalainen baru menjuarai satu Grand Prix. Sedangkan, Hamilton telah memenangkan empat balapan musim ini. Akan tetapi, Whitmarsh menilai Kovalainen saat ini masih beradaptasi dengan McLaren. Whitmarsh pun optimistis penampilan Kovalainen akan semakin membaik.

"Jangan dilupakan bahwa Heikki sangat cepat, meski ia masih terus mengembangkan kemampuannya," tambah Whitmarsh. "Kami punya program yang sangat jelas untuknya dalam beberapa pekan dan beberapa bulan ke depan."

Sporting Life| Kodrat Setiawan

#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi