Sangarnya Motor Listrik Aurus Escort Pengawal Putin
Reporter: Terjemahan
Editor: Jobpie Sugiharto
Rabu, 2 September 2020 21:17 WIB
Motor listrik buatan Rusia, Aurus Escort, yang disebut akan menjadi tunggangan pengawal Presiden Putin mulai 2022. FOTO: electrek.co

GOOTO.COM, Jakarta - Motor listrik buatan Rusia, Aurus Escort, disebut-sebut bakal bergabung dengan tim pengawalan Presiden Rusia Vladiir Putin.

Belum ada sumber resmi yang bisa memastikan detil motor listrik Aurus Escort.

Putin dilaporkan berencana memiliki motor listrik atau e-bike buatan Rusia yang disebut Aurus, menjadi bagian tim pengiring mobil kepresidenan.

Laporan media menyebutkan Aurus Escort memiliki kaca depan besar dan mengesankan yang dapat disesuaikan, kecepatan tertinggi 240 km/jam, dan motor listrik 112 kwh.

Spekulasinya adalah Aurus Escort dilengkapi dengan senjata deterant serta ofensif dan mungkin material perisai yang lebih kuat.

Dari tampilannya, Aurus Escort sama menakutkannya dengan motor yang bertanggungjawab menjaga Putin. Garis bodi terlihat tepat dan jelas, sedangkan kursi berkendara lebar dengan bantalan yang dirancang khusus untuk visibilitas maksimum pengendara ke sekeliling.

Sudah jamak para pemimpin dunia semakin beralih ke kendaraan buatan dalam negeri untuk memastikan keselamatan dan keamanannya, tak terkecuali Putin.

Presiden AS Donald Trump, misalnya, bepergian dengan Cadillac, satu-satunya mobil yang disebut 'The Beast.'

PM Inggris Boris Johnson memiliki Jaguar khusus, sedangkan PM Cina Xi Jinping membuat pernyataan dengan limusin Hongqi sepanjang 18 kaki buatan China First Auto Works.

Aurus Escort adalah bagian dari armada Aurus yang mumpuni dalam keamanan dan perlindungan tingkat tinggi.

Motor listrik itu dinilai memiliki kredensial yang tepat untuk memberikan perlindungan bagi pemimpin negeri yang sesuai protokol.

Putin dilaporkan mendukung peningkatan kendaraan yang digunakan Pemerintah Rusia. Aurus Escort mungkin akan bergabung dengan armada pribadi Putin pada 2022. 

HINDUSTANTIMES.COM

#Motor Listrik
#Putin

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi