Cina Perketat Aturan untuk Mobil Tesla di Jalan Raya. Mengapa?
Reporter: Rafif Rahedian
Editor: Jobpie Sugiharto
Selasa, 27 April 2021 00:01 WIB
Para karyawan bekerja di Gigafactory Tesla di Shanghai, Cina timur, pada 20 November 2020. Perusahaan ini memiliki rencana kapasitas produksi tahunan sebanyak 500.000 unit. (Xinhua/Ding Ting)
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Pemerintah Cina saat ini telah melakukan aturan mobil Tesla yang melaju di jalan raya Kota Guangzhou. Langkah itu diambil setelah insiden kecelakaan fatal yang terjadi beberapa waktu lalu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pada Rabu, 21 April 2021, mobil listrik autopilot tersebut hilang kendali sehingga menghantam jembatan beton. Insiden ini pun memakan korban nyawa, yang merupakan penumpang mobil tersebut.

Itu terjadi ketika mobil Tesla mengeluarkan percikan api dan membakar seluruh lapisan kendaraan. Kebakaran itu diduga karena baterai dalam mobil autopilot tersebut mengalami kerusakan.

Demi meminimalisasi kecelakaan fatal di kemudian hari, Pemerintah Cina mulai melakukan pemeriksaan keamanan mobil Tesla yang melaju di Kota Guangzhou.

Beberapa pemilik Tesla di negara Cina pun mulai mengunggah sejumlah video, yang memperlihatkan mobilnya dihentikan oleh petugas keamanan.

Melihat hal tersebut, pihak kepolisian setempat akhirnya memberikan respons. Menurutnya, mereka tidak pernah secara khusus melarang masuknya mobil Tesla ke jalan raya.

Menurut laporan hindustantimes.com, pihak berwajib hanya mengambil sejumlah langkah untuk kepentingan penertiban lalu lintas. Namun, tidak melarang secara penuh pemakaian mobil Tesla.

Pihak keamanan Cina saat ini masih mencari cara untuk mengontrol kualitas mobil autopilot tersebut. Keputusan ini pun dianggap cukup merugikan pihak Tesla, karena bisa membuat calon konsumen berpikir dua kali untuk membeli mobil listrik tersebut.

BacaTabrakan Fatal Mobil Listrik Autopilot Tesla Model S, Aturan di AS Tak Jelas

HINDUSTAN TIMES

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi