Tesla Dorong Pemerintah AS Perketat Aturan Emisi Pada Produsen Mobil
Reporter: Dicky Kurniawan
Editor: Wawan Priyanto
Jumat, 24 September 2021 15:32 WIB
Logo Tesla. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Tesla mendorong Pemerintah Amerika Serikat dan pengadilan banding AS untuk bergerak cepat menaikkan hukuman perdata bagi produsen mobil yang gagal memenuhi persyaratan efisiensi bahan bakar.

Melansir laman Autoblog hari ini, Jumat, 23 September 2021, Tesla gencar mendorong pengetatan aturan emisi ini karena produsen mobil listrik asal AS ini akan memberikan solusi bagi produsen mobil lain agar dapat memenuhi aturan tersebut.

Tesla mengaku tidak memiliki dampak keuntungan dari pemberian bantuan kepada produsen mobil lain saat aturan emisi dibuat oleh pemerintahan Donald Trump. Bahkan Tesla hanya memperoleh laba tahunan pertamanya di 2020 sebesar US$ 1,3 miliar.

Pada 30 Agustus lalu, Tesla dikabarkan telah berdiskusi dengan pejabat dari Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) soal aturan emisi ini. Pasalnya, pada 18 Agustus, NHTSA mengeluarkan pemberitahuan terkait penerapan sanksi yang lebih tinggi bagi produsen yang gagal memenuhi syarat efisiensi bahan bakar.

Produsen mobil banyak yang mengeluhkan sanksi tersebut karena dapat menyebabkan kerugian sebesar US$ 1 miliar per tahunnya. Biaya itu terpaksa dikeluarkan entah untuk membayar denda dari sanksi tersebut atau untuk membayar bantuan yang diberikan Tesla.

Tesla terakhir kali mengajukan permintaan pengetatan aturan ini pada April 2021, namun pengadilan menolak permintaan tersebut dengan alasan menunggu keputusan dari NHTSA. Terakhir Tesla kembali mengajukan permintaan lagi kepada Pengadilan Banding AS untuk menerapkan aturan yang lebih tinggi tentang pengetatan emisi gas buang pada 27 Agustus lalu.

DICKY KURNIAWAN | AUTOBLOG | WP

Baca juga: Tesla Didenda Rp 210 Miliar di Jerman karena Masalah Lingkungan

#Tesla
#Emisi
#Bahan Bakar
#Kendaraan Listrik
#NHTSA
#Lingkungan

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi