Mobil 1 Senang Max Verstappen Kembali ke Jalur Kemenangan di F1 GP Arab Saudi
Reporter: Gooto.com
Editor: Wawan Priyanto
Senin, 28 Maret 2022 19:17 WIB
Max Verstappen (Oracle Red Bull Racing) tampil sebagai juara pertama F1 GP Arab Saudi, Minggu, 27 Maret 2022. (redbullcontentpool)
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, JakartaMax Verstappen (Oracle Red Bull Racing) menjadi pemenang F1 GP Arab Saudi 2022, Minggu, 27 Maret 2022. Pembalap asal Belanda itu terlihat duel sengit melawan Chales Leclerc (Monako/Ferrari) pada 10 putaran terakhir balapan yang digelar di Sirkuit Croniche Jeddah itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Verstappen menegaskan kemenangannya di empat lap terakhir dari total 50 lap. Rekan setimnya, Sergio Perez (Oracle Red Bull Racing) berhasil meraih poin, dengan finis di posisi empat.

Dirinya kurang beruntung di saat pitbox pertama, terjadi insiden pembalap lain di lintasan, posisi terdepan yang didambakan harus pupus, padahal Perez start dari pole position, dan tengah memimpin balapan.

Rommy Averdy selaku Mobil Brand General Manager PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) mengapresiasi atas kemenangan yang diperoleh Max Verstappen di F1 GP Arab Saudi 2022.

"Kebangkitan luar biasa bagi Max setelah seri sebelumnya tampil tidak maksimal, dan di seri kedua ini ditebus dengan kemenangan,” kata Rommy dalam keterangan resmi, Senin, 28 Maret 2022.

Pembalap Red Bull Max Verstappen saat balapan GP Arab Saudi di Sirkuit Jeddah Corniche, Jeddah, 28 Maret 2022. REUTERS/Hamad I Mohammed/Pool

Rommy juga menyoroti penampilan Max yang menyuguhkan tontonan menarik sepanjang balapan. “Itu menunjukkan bahwa Max memang juara sejati, serta menunjukkan pelumas mesin Mobil 1 bekerja optimal di RB18 yang memang kompetitif," ujar Rommy.

Verstappen mengaku balapan di Jeddah itu termasuk yang sulit meski dirinya tampil sebagai juara pertama. “Saya bersenang-senang duel dengan Charles lagi, saya sangat menikmatinya dan tidak mudah untuk menyalipnya,” kata Verstappen.

”Kesabaran selalu menjadi kunci, terutama jika Anda ingin berjuang untuk kejuaraan. Pada awalnya cukup sulit untuk diikuti, tetapi saya pikir begitu kami mengganti ban keras, kami dapat berusaha lebih, dan melesat lebih baik."

Juara Dunia F1 2021 itu menyampaikan bahwa peranan ban menjadi kunci kemenangan dirinya di Jeddah.  “Menjelang akhir balapan, rasanya seperti kami melakukan kualifikasi berkali-kali, yang intens tetapi sangat keren. Pada akhirnya, kami bisa menang dan kami bisa sangat bangga akan hal itu sebagai sebuah tim,” ujar dia.

Sergio Perez mengungkapkan kekecewaan yang seharusnya bisa menghirup podium sirkuit Jeddah. “Keberuntungan yang kurang tepat tidak dapat memenangkan balapan, terutama di trek gila seperti ini, itu membuat kekecewaan,” katanya.

”Saya pikir saya mendominasi di balapan awal dan nyaman memimpin serta terkendali, tetapi sayangnya itu tidak cukup.”

Ia menceritakan malapetaka berawal dari munculnya Safety Car virtual dan kemudian Safety Car benar-benar keluar. Ini yang membuyarkan mimpi Perez untuk merebut podium juara.

"Balapan ini adalah yang terburuk setelah pit stop dan bisa kembali ke posisi 1 tidaklah mungkin setelah itu. Agak memalukan saya tidak bisa mengejar Carlos Sainz (Ferrari) pada akhirnya untuk naik podium, tidak mendapatkan kesempatan.”

Sergio Perez berharap mampu membayar ketidakberuntungan di Jeddah pada seri selanjutnya yang akan digelar di Australia pada 10 April 2022.

Baca juga: Max Verstappen Juarai F1 GP Arab Saudi, Lewis Hamilton P10

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi