Bos BMW Ingatkan Strategi Mobil Listrik VS Mobil Mesin Bensin
Reporter: Antara
Editor: Jobpie Sugiharto
Jumat, 15 April 2022 20:30 WIB
Mobil listrik BMW i4 M50 akan menjadi safety car baru untuk balap motor MotoE dan akan digunakan untuk pertama kalinya pada gelaran MotoGP Styria di Red Bull Ring, Austria, akhir pekan ini. topgear.com

GOOTO.COM, JakartaChief Executive Officer BMW Oliver Zipse mewanti-wanti perusahaannya agar tidak terlalu mengandalkan strategi mobil listrik yang pasarnya bergantung pada negara-negara tertentu saja.

Menurut CEO BMW Oliver Zipse, apalagi masih banyak negara yang memerlukan dan menjual mobil mesin bensin atau bermesin bakar konvensional.

"Ketika Anda melihat teknologi yang keluar, tren EV, kami harus berhati-hati karena pada saat yang sama, Anda meningkatkan ketergantungan pada sangat sedikit negara," kata Zipse seperti dilansir Reuters hari ini, Jumat, 15 April 2022.

Dia juga menyoroti bahwa pasokan bahan baku baterai mobil listrik sebagian besar masih dikendalikan oleh Cina.

"Jika Anda tidak menjual mesin pembakaran lagi maka orang lain yang akan melakukannya," ucap Zipse.

Meski begitu, Zipse menuturkan produsen mobil juga harus berinovasi dengan menciptakan mobil mesin bensin atau bakar konvensional yang efisien dan lebih ramah lingkungan.

BMW juga perlu menata manajemen bahan baku agar produksi lebih efisien untuk menekan harga. Salah satu opsi yang bisa dilakukan adalah dengan menggencarkan program daur ulang.

"Berapa banyak energi yang dibutuhkan dan gunakan, dan sirkularitas itu penting demi alasan lingkungan, juga untuk alasan ekonomi," kata bos BMW tersebut.

BacaTiga Mobil Listrik BMW dan MINI Masuk Indonesia Tahun Ini

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

#Mobil Listrik
#Mobil Mesin Bensin
#BMW
#Kendaraan Listrik
#Baterai

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi