Konversi Angkot Listrik Direncanakan Hadir di Bogor
Reporter: Antara
Editor: Rafif Rahedian
Minggu, 4 Desember 2022 05:00 WIB
Sejumlah angkutan kota menunggu penumpang di tepi Jalan Raya Bogor, Jakarta, Kamis, 19 Agustus 2021. Hingga masa perpanjangan berakhir sejumlah transportasi publik masih melarang penumpang yang belum vaksin dan anak-anak di bawah 12 tahun. TEMPO/Subekti.
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, telah merencanakan konversi angkutan umum kota atau angkot listrik. Langkah tersebut diambil untuk mendukung misi pemerintah dalam mempercepat peralihan ke kendaraan listrik.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hal itu dibenarkan langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim. Dirinya menjelaskan bahwa konversi angkot listrik menjadi salah satu pilihan yang tepat. Karena jumlah angkot sendiri masih cukup banyak.

"(Konversi angkot listrik) bisa menjadi pilihan, tapi kita tetap butuh dukungan pemerintah pusat. Angkot BBM ke angkot listrik butuh berapa jika dikonversi," ujar dia seperti dilansir Gooto.com dari situs berita Antara hari ini, Minggu, 4 Desember 2022.

Lebih lanjut dirinya menyebut pilihan itu masuk dalam program Pemerintah Kota Bogor dalam penataan transportasi. Mengingat, transportasi di wilayah tersebut kerap didera kemacetan.

Dengan hadirnya konversi angkot listrik, kata Dedie, Bogor bisa mengurangi volume kendaraan di pusat kota. Nantinya sebagian angkot yang masih beroperasi di wilayah perbatasan pun perlu perubahan demi menaati kebijakan soal kendaraan listrik.

"Pertimbangan angkot listrik masih perlu pendalaman, sementara Biskita Trans Pakuan juga terus didorong untuk penambahan koridor," kata dia menambahkan.

Saat ini Bogor telah memiliki dua koridor Biskita Trans Pakuan yang sia mengonversi angkot 3:1. Namun rencana tersebut masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Baca juga: Penjualan Suzuki di Platform MySuzuki Naik 10 Persen

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi