Citroen Akan Rakit Mobil Listrik di Indonesia pada Juli 2024
Reporter: Antara
Editor: Rafif Rahedian
Sabtu, 2 Maret 2024 15:00 WIB
Interior mobil listrik Citroen eC3 di Pusat Desain Citroen Stellantis, Velizy-Villacoublay, Prancis, 18 Juli 2023. TEMPO/Wawan Priyanto
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, JakartaCitroen dilaporkan kembali meramaikan pasar otomotif Tanah Air setelah mengikuti pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) tahun lalu. Bahkan mereka dilaporkan bakal merakit mobil listrik di Indonesia pada tahun ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kabar tersebut dipaparkan langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Rachmat Kaimuddin. Dirinya menyebut Citroen akan merakit mobil listrik di Tanah Air pada Juli 2024.

“Dia (Citroen) bilang bulan Juli 2024, dia sudah mau berproduksi (merakit mobil),” ujar Rachmat Kaimuddin seperti dilansir Gooto dari Antara hari ini, Sabtu, 2 Maret 2024.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa perakitan mobil listrik ini nantinya melibatkan PT National Assembler, sebuah perusahaan perakitan dari India, Grup Indomobil sebagai distributor tunggal merek Citroen di Indonesia, serta Stellantis pemilik merek Citroen.

“Dia (Citroen) kayaknya menggunakan fasilitas yang sudah ada, tapi bawa CKD (completely knock down). Sudah ada assembler-nya (perakitnya) di sini,” jelas Rachmat.

Beberapa waktu lalu, CEO Citroen Indonesia Tan Kim Pauw mengungkapkan rencananya untuk merakit mobil listrik di Tanah Air, melalui salah satu fasilitas pabrik milik Grup Indomobil yang tersedia di Purwakarta, Jawa Barat.

Pada Januari kemarin, Tan menyebut perakitan mobil listrik Citroen secara lokal ini ditargetkan setidaknya pada semester dua 2024 atau akhir tahun ini. Mereka menargetkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 20 hingga 40 persen.

Citroen Indonesia secara paralel juga tengah mengajukan izin kepada pemerintah untuk ikut serta program insentif pemerintah. "Salah satu syarat untuk mengikuti program insentif mobil listrik ini adalah komitmen memproduksi secara lokal, dan itu akan kami mulai segera," kata Tan.

Dengan ini, mobil listrik selanjutnya dari perusahaan otomotif Perancis tersebut berpotensi untuk mengalami penyesuaian harga. Mengingat mereka akan mendapat diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari pemerintah.

Pilihan Editor: 3 Hal yang Bisa Buat Jorge Martin Juara MotoGP 2024

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi