Sri Mulyani Akui Penjualan Mobil dan Motor Turun pada Februari 2024
Reporter: Erwan Hartawan
Editor: Kusnadi Chahyono
Selasa, 26 Maret 2024 11:00 WIB
Calon pembeli tengah melihat kendaraan listrik Wuling Air EV di Wuling Center kawasan Pondok Indah, Jakarta, Jumat, 2 Desember 2022. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah merilis data penjualan mobil selama Oktober 2022. Tempo/Tony Hartawan
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memaparkan, data penjualan mobil dan motor mengalami kontraksi atau penurunan pada akhir Februari 2024. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Berdasarkan data, penjualan mobil turun selama delapan bulan berturut-turut yakni -18,8 persen secara tahunan (YoY). Sementara, untuk penjualan kendaraan motor mengalami kontraksi selama enam bulan berturut-turut yakni -2,9 persen (YoY).

"Penjualan kendaraan yang mengalami kontraksi baik untuk mobil yang cukup tajam -18,8 persen kontraksinya dan motor di -2,9 persen," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita Periode 15 Maret 2024, pada  Senin, 25 Maret 2024.

Meski begitu, dia menyebut indeks kepercayaan konsumen (IKK) per Februari 2024 masih relatif stabil di level 123,1c.

Selanjutnya, Menkeu mencatat Mandiri Spending Index menunjukkan konsumsi masih terjaga tinggi di level 43, dan indeks penjualan rill tumbuh menguat di level 3,6.

"Kemudian PMI manufaktur kita tadi yang saya sampaikan masih ekspansif 52,7. Penjualan rill juga menguat di 3,6 dan konsumsi listrik untuk bisnis mengalami double digit gross 10,5 sementara untuk industri di negatif tipis di -0,8," tutur Sri Mulyani.

Diketahui data Kemenkeu senada dengan apa yang telah dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Di mana penjualan wholesales (pabrik ke diler) mobil nasional terkoreksi 22,6% year on year (YoY) menjadi 140.274 unit pada periode Januari-Februari 2024, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni 181.329 unit.

Semendata untuk penjualan retail (diler ke konsumen) mobil nasional juga berkurang 15% YoY dari 174.921 unit pada Januari-Februari 2023 menjadi 148.649 unit pada Januari-Februari 2024.

Secara bulanan, penjualan wholesales mobil nasional naik 1,5% menjadi 70.657 unit pada Februari 2024, dibandingkan bulan Januari 2023 sebanyak 69.617 unit. Namun, penjualan retail mobil nasional pada Februari 2024 menurun 10,3% menjadi 70.291 unit, dibandingkan bulan Januari 2023 sebanyak 78.358 unit.

Pilihan Editor: Penjualan Mobil Toyota Turun 7 Persen di Periode Pemilu 2024

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram pilih grup GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi